Ratusan Umat Buddha Khusyuk Rayakan Waisak 2570 BE di Vihara Muladharma Samarinda
- 31 Mei 2026 19:19 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Ratusan umat Buddha di Kota Tepian mengikuti rangkaian ibadah puncak Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) di Vihara Muladharma, Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Minggu 31 Mei 2026 sore.
Bhikkhu sekaligus Kepala Vihara Muladharma Samarinda, Y.M. Thitaviriyo Thera mengatakan, seluruh rangkaian ibadah telah dipersiapkan sejak jauh hari untuk menyambut Hari Raya Waisak yang tahun ini mengusung tema "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri".
"Kami mengundang seluruh umat untuk hadir mulai pukul 16.00 Wita. Diawali puja bakti, membaca paritta, kemudian meditasi bersama menyambut detik-detik Waisak yang jatuh sekitar pukul 16.45," ujarnya.
Setelah meditasi, rangkaian ibadah dilanjutkan dengan ceramah Dhamma, hingga prosesi pradaksina atau mengelilingi area vihara sebanyak tiga kali sebagai bentuk penghormatan kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha.
Menurut Bhikkhu Thitaviriyo Thera, tema Waisak tahun ini dipilih bertepatan dengan peringatan 50 tahun berdirinya Sangha Theravada Indonesia yang menjadi wadah para bhikkhu sejak 1976.
Lewat tema "Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih bagi Negeri", ia mengajak umat kembali mengingat dan mempraktikkan ajaran Sang Buddha melalui Jalan Mulia Berunsur Delapan, termasuk menjalankan sila atau aturan moral dalam kehidupan sehari-hari.
"Umat Buddha diajak menjalankan moralitas, tidak membunuh, tidak mencuri, tidak berbohong, tidak melakukan perbuatan asusila, serta tidak mengonsumsi minuman keras. Setelah itu melatih samadhi dan mengembangkan kebijaksanaan," kata Bhikkhu Thitaviriyo Thera.
Melalui praktik ajaran tersebut, lanjutnya, umat Buddha tidak hanya memperoleh manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
"Ketika seseorang berperilaku baik, mengembangkan kebajikan dan menyucikan pikirannya, secara langsung maupun tidak langsung dia sedang bersumbangsih bagi negeri. Tujuannya agar masyarakat menjadi lebih damai, sejahtera, dan harmonis," ucapnya.

Selain memperingati Waisak, tahun ini Vihara Muladharma juga bersiap menyambut hari jadinya yang ke-33 pada Senin, 1 Juni 2026. Bhikkhu Thitaviriyo Thera mengungkapkan, perayaan ulang tahun vihara akan digelar secara sederhana pada 2 Juni mendatang dengan menghadirkan Ketua Sangha Theravada Indonesia, Y.M. Bhikkhu Sri Paññāvaro Mahāthera, yang dijadwalkan memberikan ceramah Dhamma kepada umat.
"Kami akan merayakannya secara sederhana dengan tumpengan dan ceramah Dhamma. Yang terpenting bukan kemeriahan acaranya, tetapi bagaimana umat semakin memahami dan mempraktikkan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari," kata Bhikkhu Thitaviriyo Thera.
Ia pun berharap, momentum Waisak tahun ini dapat mendorong umat Buddha untuk lebih serius menjalankan ajaran Sang Buddha, menjauhi perbuatan buruk, memperbanyak kebajikan, serta membawa manfaat bagi sesama.
"Dengan tidak melakukan kejahatan, memperbanyak kebajikan, dan menyucikan pikiran, sesungguhnya kita sedang menghadirkan kebahagiaan bagi diri sendiri maupun orang lain," ujarnya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....