Lapas Kelas IIA Samarinda Kembangkan Budidaya Ayam hingga Lele Bagi Warga Binaan
- 28 Mei 2026 18:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Aktivitas warga binaan di Lapas Kelas IIA Samarinda tak melulu soal menjalani masa hukuman. Di balik tembok lapas, sejumlah narapidana kini justru disibukkan dengan kegiatan produktif mulai dari beternak ayam petelur, membudidayakan ikan lele, hingga merawat tanaman hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan ketahanan pangan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Samarinda, Gunawan, mengatakan program tersebut dikembangkan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan kerja sebelum kembali ke masyarakat. Selain menjadi aktivitas positif selama menjalani pidana, kegiatan itu juga diarahkan untuk membangun rasa tanggung jawab dan kemandirian para warga binaan.
“Perintah dari Bapak Kalapas memang mengembangkan lahan yang ada supaya bisa dimanfaatkan untuk ketahanan pangan,” kata Gunawan, dikutip pada Kamis, 28 Mei 2026.
Saat ini, lapas mengembangkan beberapa sektor budidaya sekaligus. Pada bidang pertanian hidroponik, warga binaan mengelola tanaman pakcoy, seledri, hingga cabai. Sementara di sektor perikanan, lapas membudidayakan sekitar 2.000 bibit ikan lele.
Tak hanya itu, area peternakan di dalam lapas juga diisi puluhan ayam petelur yang setiap hari dirawat langsung oleh warga binaan. Aktivitas mulai dari memberi makan, membersihkan kandang, hingga memantau kondisi ternak dilakukan rutin setiap hari di bawah pengawasan petugas.
“Kalau di peternakan sekarang ada sekitar 50 ayam petelur. Produksinya per hari kurang lebih 35 butir telur,” ujarnya.
Hasil budidaya tersebut sementara masih dimanfaatkan untuk kebutuhan internal di lingkungan lapas. Namun ke depan, pihak lapas berencana bekerja sama dengan dapur lapas maupun pihak ketiga apabila hasil panen dan produksi mulai meningkat.
Salah seorang warga binaan, Wahyu Rahmadi, mengaku kegiatan beternak ayam memberi pengalaman sekaligus semangat baru selama berada di dalam lapas. Setiap hari dirinya bersama warga binaan lain rutin memberi makan, membersihkan kandang, hingga memeriksa kesehatan ayam agar tetap produktif.
“Kita harus rajin kasih makan, minum, vitamin, sama menjaga kandangnya supaya ayam tetap sehat,” ujar Wahyu.
Ia mengatakan sebenarnya sudah pernah memelihara ayam sebelum masuk lapas. Namun selama menjalani pembinaan, dirinya merasa mendapat pengetahuan yang lebih terarah terkait cara merawat ternak dengan baik.
Menurut Wahyu, kegiatan tersebut membuat dirinya merasa tetap memiliki aktivitas bermanfaat selama menjalani masa pidana. Ia pun berharap keterampilan yang didapat bisa menjadi modal usaha saat kembali ke lingkungan masyarakat.
“Senang karena ternyata di dalam sini tetap ada kegiatan positif yang bisa jadi bekal nanti di luar,” ucapnya.
Meski melibatkan warga binaan, seluruh aktivitas budidaya tetap berada dalam pengawasan ketat petugas lapas. Selain menjaga keamanan, petugas juga rutin memberikan arahan teknis mulai dari kebersihan kandang, pemberian vitamin, hingga cara merawat tanaman dan ternak dengan benar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....