Penyisiran Besar-besaran di Hutan Sepaku, Korban Hilang Belum Ditemukan

  • 28 Mei 2026 11:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, PPU - Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap seorang warga bernama Rofik (40), yang diduga hilang di kawasan KM 41 Hutan HPH PT ITCI Kartika Utama, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. Hingga hari ketiga pencarian, Rabu 27 Mei 2026, korban masih belum ditemukan.

Korban diketahui merupakan warga RT 11 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia diduga hilang saat pergi menjerat hewan di kawasan hutan bersama rekannya bernama Dewa pada Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WITA.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten PPU, informasi hilangnya korban baru diterima pihak keluarga pada Minggu malam 24 Mei 2026. Saat itu, Dewa mengabarkan dari lokasi bahwa Rofik hilang dan belum ditemukan.

Mendapat laporan tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada DPKP Pos Maridan dan pihak kepolisian pada Senin 25 Mei 2026. Tim kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan informasi sekaligus melakukan pencarian awal.

Pada hari ketiga pencarian, tim gabungan memulai kegiatan dengan briefing sebelum melakukan penyisiran di area hutan. Pencarian dilakukan dengan memperluas area pencarian menggunakan metode jalan kaki menuju titik terakhir korban terlihat.

Lokasi yang disisir berada sekitar delapan kilometer dari jalan utama menuju kawasan HPH PT ITCI Kartika Utama. Namun hingga pencarian dihentikan pukul 17.00 WITA, tim belum menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan korban.

Pencarian hari ketiga dilakukan dengan memperluas area penyisiran hingga lokasi terakhir korban terlihat. Namun korban masih belum ditemukan.

Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari BPBD PPU, DPKP Pos Maridan, Basarnas Balikpapan, pemerintah Desa Telemow, Pospol Maridan, Bhabinkamtibmas, pihak PT ITCI Kartika Utama, Otorita IKN, keluarga korban, dan warga setempat.

Untuk mendukung operasi pencarian, sejumlah unit kendaraan dan peralatan turut diterjunkan ke lapangan. BPBD PPU dan DPKP Pos Maridan masing-masing menurunkan satu unit mobil operasional beserta peralatan penanggulangan bencana, sementara Basarnas Balikpapan mengerahkan satu unit mobil truk operasional.

Selain itu, aparat Desa Telemow menyiapkan satu unit mobil operasional dan satu motor trail. Pihak PT ITCI Kartika Utama mengerahkan dua unit motor trail, sedangkan Otorita IKN turut membantu dengan tiga unit motor trail guna menjangkau medan hutan yang sulit dilalui kendaraan biasa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....