Kebakaran Lahan di Paser Dipicu Semak Kering dan Angin
- 08 Agt 2026 09:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Simpang Batu, Kecamatan Pasir Belengkong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 00.41 WITA. Kebakaran menghanguskan sekitar satu hektare lahan yang didominasi semak belukar kering.
Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kaltim, Muriono, menyampaikan laporan kejadian tersebut berdasarkan informasi dari Pusdalops BPBD Kabupaten Paser. Kebakaran pertama kali diketahui setelah adanya laporan masyarakat mengenai api yang terlihat di pinggir jalan.
Laporan tersebut disampaikan masyarakat melalui pesan WhatsApp kepada anggota pemadam kebakaran Kecamatan Pasir Belengkong. Informasi kemudian diteruskan ke grup anggota Damkar sektor Kecamatan Pasir Belengkong untuk segera ditindaklanjuti, ujarnya.
Setelah menerima laporan, tim piket Damkar sektor Kecamatan Pasir Belengkong langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas membawa peralatan pemadaman lengkap untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area lainnya.
Berdasarkan hasil asesmen Pusdalops BPBD Kabupaten Paser, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Lahan yang terbakar berupa semak belukar, sementara tidak terdapat informasi mengenai pemilik lahan dalam laporan kejadian tersebut.
Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah. Namun, semak belukar yang kering disertai angin kencang menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman karena membuat api lebih cepat merambat.
Selain kondisi vegetasi dan angin, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala petugas di lapangan. Meski demikian, tim tetap melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, satu unit kendaraan pemadam kebakaran hutan dan lahan dari Damkar sektor Kecamatan Pasir Belengkong diterjunkan ke lokasi. Petugas juga mendapat dukungan dari masyarakat sekitar dalam proses penanganan kebakaran.
Pusdalops BPBD Kabupaten Paser turut melakukan asesmen terhadap kejadian tersebut untuk memastikan kondisi di lokasi dan perkembangan penanganan. Setelah proses pemadaman selesai, kondisi api dinyatakan sudah padam, katanya.
BPBD Kabupaten Paser mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi semak dan vegetasi mengering serta angin berembus kencang.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau asap di sekitar permukiman maupun lahan terbuka. Respons cepat masyarakat dan petugas dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....