Samarinda Siapkan Pendidikan Adaptif Hadapi Tantangan IKN dan Industri
- 22 Mei 2026 14:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda- Pemerintah Kota Samarinda mulai mendorong transformasi pendidikan yang lebih adaptif guna menyiapkan sumber daya manusia menghadapi perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN), dunia industri dan tantangan kerja masa depan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Samarinda, Eko Suprayetno mengatakan dunia pendidikan tidak cukup hanya meluluskan siswa, tetapi juga harus mampu menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan Eko saat menghadiri kegiatan Launching Karya dan Berbagi Praktik Baik Pendidikan dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional 2026 di Aula Lantai 4 Disdikbud Samarinda, Jum'at 22 Mei 2026.
Menurutnya, salah satu tantangan besar pendidikan saat ini ialah memastikan lulusan sekolah memiliki kompetensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri dan lapangan kerja.
Ia menilai masih terdapat ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha sehingga berdampak terhadap tingginya pengangguran terbuka.
“Kadang-kadang lulusannya tidak menyambung dengan kebutuhan industri ataupun perusahaan-perusahaan dan dunia usaha yang ada,” ujarnya.
Karena itu, Pemerintah Kota Samarinda mulai memperkuat sinergi dengan sekolah kejuruan dan dunia usaha agar pendidikan mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan pasar.
Eko mengungkapkan pemerintah daerah sebelumnya telah mengumpulkan puluhan SMK di Samarinda untuk membahas penguatan kompetensi lulusan dan keterkaitan pendidikan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, pendidikan di era sekarang harus lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan ekonomi dan peluang kerja baru yang muncul seiring pembangunan IKN.
Ia menyebut kualitas output pendidikan menjadi salah satu indikator penting keberhasilan dunia pendidikan, bukan sekadar angka kelulusan semata.
“Output pendidikan ini harus kita ukur kompetensinya dan relevansi lulusannya,” katanya.
Selain kesiapan lulusan, Eko juga menilai Samarinda perlu membangun sistem pendidikan yang lebih visioner melalui sekolah unggulan dan inovasi pembelajaran yang mampu mencetak generasi berdaya saing.
Menurutnya, pendidikan di Samarinda harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif dan siap menghadapi perubahan global.
Karena itu, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan pendidikan mulai dari pemerintah, sekolah hingga dunia usaha untuk bersama-sama membangun pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan masa depan.
“Dari Samarinda untuk Indonesia bukan hanya slogan, tetapi bagaimana kita benar-benar memberi kontribusi terhadap kemajuan pendidikan nasional,” ucapnya.
Momentum Hari Kebangkitan Nasional tahun ini pun dimanfaatkan Pemerintah Kota Samarinda untuk memperkuat semangat membangun pendidikan yang lebih modern dan berdaya saing sebagai bagian dari persiapan menghadapi transformasi besar di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....