Pemkot Samarinda Temukan Dugaan Error Timbangan LPG 3 Kilogram
- 22 Mei 2026 10:20 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak bahan pokok dan barang penting menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji atau SPPBE Pertamina di Jalan Poros Samarinda, Kamis 21 Mei 2026. Sidak dilakukan setelah sebelumnya pemerintah memantau kondisi pasar dan rumah potong hewan di Samarinda.
Dalam sidak tersebut, rombongan menemukan adanya dugaan ketidaksesuaian pada alat timbangan pengisian LPG tiga kilogram. Temuan itu langsung menjadi perhatian pemerintah karena berkaitan dengan perlindungan konsumen dan distribusi LPG bersubsidi kepada masyarakat.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengatakan alat pengukuran seharusnya rutin dikontrol sebelum proses produksi berjalan. "Kesalahan penghitungan tidak seharusnya terjadi apabila pengawasan dilakukan secara baik dan berkala," ujarnya.
Saefuddin menyebut pemerintah bersama Satgas terkait akan melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyebab perbedaan hasil timbangan dan mencegah kerugian di tingkat masyarakat.
“Seharusnya ini tidak perlu terjadi kalau kontrolnya itu bagus,” kata Saefuddin Zuhri.
Saefuddin menjelaskan pemerintah ingin memastikan seluruh proses distribusi LPG berjalan sesuai standar. Mulai dari kondisi tabung kosong, pengisian, hingga distribusi ke pangkalan harus diawasi dengan ketat agar masyarakat menerima isi LPG sesuai ketentuan.
Selain menyoroti persoalan LPG, pemerintah juga memastikan harga bahan pokok di Samarinda masih dalam batas normal menjelang Iduladha. Pemantauan akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....