Rudy Mas’ud Sebut Pengisian Jabatan ASN Kaltim Kini Lebih Objektif

  • 19 Mei 2026 21:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, menyebut penerapan sistem merit dan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kaltim mulai menunjukkan perkembangan positif. Salah satunya terlihat dari pemetaan kompetensi ASN yang kini lebih terstruktur dan berbasis kinerja.

Hal itu disampaikan Rudy saat Pengukuhan Dewan Pengurus (DP) KORPRI Provinsi Kalimantan Timur Masa Bakti 2026–2031 serta Penandatanganan Komitmen Bersama Kepala Daerah mendukung Manajemen Talenta ASN se-Kaltim 2026 di Pendopo Odah Etam, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Selasa, 19 Mei 2026.

“Progres di Kalimantan Timur menunjukkan arah semakin membaik. Pemetaan kompetensi ASN mulai terstruktur dan berbasis merit,” ujarnya.

Menurut Rudy, penerapan birokrasi modern melalui manajemen talenta ASN kini menjadi kebutuhan yang harus segera diterapkan di seluruh daerah. Sebab, sistem tersebut dinilai mampu mendorong pengisian jabatan lebih objektif berdasarkan kemampuan dan potensi ASN.

Selain pemetaan kompetensi, penguatan sistem merit juga mulai terlihat dari proses pengisian jabatan yang disebut semakin mengedepankan kinerja aparatur. Di sisi lain, digitalisasi sistem kepegawaian juga terus diperkuat untuk mendukung birokrasi yang lebih profesional.

“Pengisian jabatan semakin mengedepankan kinerja dan potensi. Digitalisasi sistem kepegawaian juga terus harus semakin kuat,” kata dia.

Rudy menegaskan, penerapan manajemen talenta ASN harus dibarengi dengan integritas dan profesionalisme aparatur. Karena itu, ia mengingatkan tidak boleh ada lagi budaya suka atau tidak suka dalam penempatan jabatan di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan secara bertanggung jawab, bukan hak yang bisa diberikan berdasarkan kedekatan personal.

“Tidak ada lagi budaya like or dislike. Jabatan itu amanah, bukan hak,” ucap Rudy, menegaskan.

Ia menambahkan, Pemprov Kaltim juga terus mendorong penguatan assessment center serta sinkronisasi kebutuhan organisasi dengan pengembangan sumber daya manusia ASN. Langkah itu dilakukan agar ASN Kaltim mampu menjadi talenta terbaik sekaligus mendukung pembangunan daerah dan persiapan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kegiatan Pengukuhan DP KORPRI Provinsi Kalimantan Timur tersebut dihadiri seluruh kepala daerah dari 10 kabupaten/kota beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kalimantan Timur. Hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh yang memberikan arahan serta sosialisasi penerapan manajemen talenta ASN.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....