DPRD Samarinda Siapkan Konsep Zonasi Pasar Tradisional

  • 15 Mei 2026 09:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Komisi III DPRD Kota Samarinda mendorong adanya penataan jangka panjang kawasan Pasar Segiri setelah kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu. Penataan tersebut dinilai penting agar fungsi pasar tradisional di Kota Samarinda menjadi lebih tertata, terintegrasi, dan mampu mendukung aktivitas perdagangan secara optimal.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan langkah pemulihan yang dilakukan pemerintah saat ini masih bersifat jangka pendek. Menurutnya, selain memastikan pedagang bisa kembali berjualan, pemerintah juga perlu menyiapkan konsep besar terkait arah pengembangan Pasar Segiri ke depan.

Deni menilai penataan kawasan pasar tidak bisa dilakukan secara sementara tanpa arah yang jelas. Karena itu, DPRD mendorong agar Pemerintah Kota Samarinda menyusun perencanaan matang mengenai fungsi dan konsep pengembangan Pasar Segiri dalam jangka panjang.

Menurut Deni, Pasar Segiri sebaiknya memiliki fungsi yang lebih spesifik dibanding pasar lain di Samarinda. Konsep tersebut diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam mencari kebutuhan tertentu sekaligus menciptakan identitas yang kuat bagi setiap pasar di kota tersebut.

Deni mencontohkan Pasar Pagi dapat difokuskan untuk sektor konveksi, tekstil, dan emas. Sementara kebutuhan pasar basah seperti daging, ayam, ikan, maupun sayuran diarahkan ke Pasar Segiri agar aktivitas perdagangan lebih tertata.

“Kita ingin masing-masing pasar yang dibangun itu punya fungsional masing-masing. Kalau Pasar Pagi mungkin untuk konveksi dan emas, sedangkan pasar basah ada di Pasar Segiri,” katanya.

Menurut Deni, pembagian fungsi pasar akan berdampak positif terhadap penataan kota dan kenyamanan masyarakat. "Selain membuat kawasan perdagangan lebih rapi, konsep zona itu juga dinilai dapat mengurangi kepadatan dan mempermudah pengelolaan kebersihan maupun lalu lintas di sekitar pasar," ujarnya pada Rabu 13 Mei 2026.

Deni menambahkan, penataan berbasis fungsi juga dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern. Dengan konsep yang jelas, masyarakat akan lebih mudah menentukan lokasi belanja sesuai kebutuhan mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....