BKKBN Kaltim Perkuat Edukasi Gizi Melalui Program DASHAT
- 13 Mei 2026 15:54 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Program Dapur Sehat Atasi Stunting atau DASHAT menjadi salah satu fokus dalam pelaksanaan Bimtek Kampung Keluarga Berencana (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digelar BKKBN Kalimantan Timur. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pola konsumsi sehat guna mencegah stunting.
Ketua Tim Kerja Perencanaan Keuangan Perwakilan BKKBN Kaltim, Bagus Kurniawan, menjelaskan operasional DASHAT tahun 2026 memiliki tiga menu utama kegiatan. "Ketiga menu itu meliputi pelatihan dan edukasi gizi, pendampingan pola konsumsi keluarga berisiko stunting, serta monitoring dan evaluasi penyelenggaraan DASHAT," kata Bagus pada Selasa 12 Mei 2026.
Menurut Bagus, pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Pertemuan pertama dilaksanakan di tingkat kabupaten dengan melibatkan penyuluh KB dan kader DASHAT untuk menyamakan persepsi penanganan stunting.
“Nanti pertemuan kedua sampai keenam dilakukan oleh masing-masing kader DASHAT kepada minimal 10 keluarga berisiko stunting,” ujarnya.
Bagus menjelaskan kegiatan edukasi meliputi praktik memasak, pengelolaan bahan makanan, pola pengasuhan anak, hingga edukasi perubahan perilaku kesehatan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan sehat dan bergizi.
Selain kader DASHAT, kegiatan juga melibatkan tenaga kesehatan, ahli gizi puskesmas, Tim Pendamping Keluarga, serta penyuluh KB. Dukungan lintas sektor dinilai penting agar intervensi stunting dapat berjalan efektif di lapangan.
Bagus menambahkan pembiayaan program mencakup fasilitator, konsumsi, transportasi, bahan praktik memasak, hingga kebutuhan administrasi kegiatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....