Dinas Pengendalian Penduduk Samarinda Soroti Tumbuh Kembang Anak

  • 10 Mei 2026 07:47 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda menyoroti pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak usia dini dalam kegiatan Jum’at ASN Bebaya, Jumat 8 Mei 2026. Hal ini disampaikan sebagai bagian dari upaya mendorong keluarga berkualitas.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kota Samarinda, Hendra Pradana, mengungkapkan jumlah keluarga dengan anak usia 0 sampai 23 bulan di Samarinda mencapai 4.952 keluarga. Kelompok usia tersebut disebut sebagai masa emas pertumbuhan anak.

Menurut Hendra, periode 1.000 hari pertama kehidupan sangat menentukan kualitas kesehatan dan perkembangan anak pada masa mendatang. Karena itu, orang tua diminta tidak hanya memastikan kecukupan nutrisi, tetapi juga rutin memantau tinggi dan berat badan anak.

“Ini merupakan golden age atau masa emas dari usia kehamilan sampai mereka berumur dua tahun. Masa ini sangat krusial untuk masa depan anak-anak kita,” kata Hendra.

Hendra mengingatkan, anak yang terlihat aktif belum tentu bebas dari gangguan tumbuh kembang. Hendra bahkan membagikan pengalaman pribadinya ketika anaknya tidak mengalami kenaikan tinggi dan berat badan selama tiga bulan berturut-turut.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, anaknya diketahui mengalami infeksi saluran kemih meski tanpa gejala yang mencolok. Dari pengalaman itu, ia menilai pemantauan berkala di Posyandu sangat penting untuk mendeteksi persoalan kesehatan sejak dini.

Selain itu, Hendra juga menyoroti jumlah keluarga berisiko stunting di Samarinda yang mencapai 20.659 keluarga. "Pencegahan stunting harus dilakukan melalui edukasi berkelanjutan, pemantauan gizi, sanitasi yang layak, serta perencanaan kehamilan yang matang," ucap Hendra.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....