Pelindo Jasa Maritim Perkuat Keselamatan Pelayaran Nasional
- 06 Mei 2026 13:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) terus memperkuat komitmen peningkatan keselamatan pelayaran nasional melalui kegiatan berbagi pengetahuan yang melibatkan regulator dan pelaku industri maritim. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab tantangan tingginya aktivitas logistik serta kebutuhan standar operasional yang semakin ketat.
Kegiatan bertajuk Sharing Session Keselamatan dan Keamanan Operasional Pelayaran tersebut digelar pada 16 April 2026. Forum ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang membahas berbagai aspek strategis keselamatan pelayaran secara komprehensif.
Materi yang disampaikan mencakup regulasi internasional hingga implementasi teknis di lapangan, termasuk pembahasan IMO Circular 1050 (17), aspek keselamatan kapal, pengawakan kapal, serta manajemen keselamatan dan pengendalian pencemaran. Pendekatan ini memberikan gambaran menyeluruh terkait pentingnya integrasi standar keselamatan dalam operasional maritim.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi respons atas tingginya aktivitas logistik di wilayah operasional PT Riau Andalan Pulp and Paper. Kondisi tersebut menuntut peningkatan keandalan operasional serta penguatan sistem keselamatan guna meminimalkan potensi risiko di lapangan.
Senior Vice President Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, dalam keterangannya menegaskan keselamatan pelayaran harus menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas maritim. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk menjaga standar layanan yang aman dan berkelanjutan.
“Keselamatan pelayaran harus menjadi budaya kerja yang terintegrasi dalam setiap lini operasional. Sinergi antara operator, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mewujudkan layanan yang aman, andal, dan berstandar global,” ujarnya.
| Baca juga: SPJM Bukukan Laba Bersih Lampaui Target RKAP |
Kegiatan ini dibuka oleh Senior Vice President Operasi Kapal SPJM Didik Sutrisno dan dihadiri berbagai pihak, antara lain KSOP Kelas II Tanjung Buton, KSOP Pekanbaru, manajemen PT RAPP, agen pelayaran, serta tim operasional lapangan dan internal Pelindo Group. Kehadiran lintas sektor ini dinilai memperkuat koordinasi dalam implementasi keselamatan pelayaran.
Selain itu, SPJM juga mendorong penyelarasan standar operasional serta peningkatan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sistematis untuk mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan efisiensi layanan pelabuhan.
Sebagai bagian dari transformasi Pelindo Group, SPJM menitikberatkan pada penguatan sistem operasional, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan standar keselamatan yang adaptif terhadap perkembangan industri maritim. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing layanan kepelabuhanan nasional.
Melalui kegiatan ini, peningkatan keselamatan pelayaran tidak hanya diposisikan sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai kebutuhan strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan perlindungan lingkungan maritim. Upaya berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor transportasi laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....