Jasa Pandu Kapal Sungai Mahakam Berpotensi Tambah Pendapatan Daerah
- 11 Agt 2026 09:11 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Aktivitas jasa pandu dan tunda kapal di Sungai Mahakam memiliki nilai ekonomi yang besar. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah sekaligus pembiayaan pemeliharaan alur pelayaran.
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Wilayah Kalimantan Timur, Tiopan H. M. Gultom, mengatakan aktivitas pelayaran di Sungai Mahakam berlangsung dengan intensitas tinggi. Ratusan kapal dan tongkang melintas setiap hari untuk mendukung distribusi berbagai komoditas dari wilayah hulu hingga hilir.
“Nilai ekonomi jasa pandu dan tunda di Sungai Mahakam sangat besar, sehingga perlu dikaji bagaimana manfaatnya dapat ikut mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur di Kalimantan Timur,” kata Tiopan.
Berdasarkan simulasi yang berkembang dalam pembahasan revisi regulasi, biaya satu paket jasa pandu dan tunda diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta. Dengan perkiraan sekitar 200 pergerakan kapal per hari, nilai transaksi sektor tersebut dapat mencapai puluhan miliar rupiah setiap tahun.
Menurut Tiopan, kontribusi dari aktivitas jasa pandu perlu dikaji agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah. Skema tersebut tetap harus disusun sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tidak mengganggu standar keselamatan pelayaran.
“Perlu ada transparansi dalam pengelolaan tarif dan pendapatan, termasuk kemungkinan membentuk dana berkelanjutan untuk pemeliharaan alur Sungai Mahakam,” ujarnya pada Selasa 11 Agustus 2026.
Tiopan menilai dana hasil kegiatan jasa pandu dapat dipertimbangkan untuk mendukung pengukuran kedalaman sungai, pengerukan, pembaruan peta alur, serta peningkatan fasilitas keselamatan. Selama ini, kegiatan pemeliharaan alur masih bergantung pada prioritas anggaran pemerintah pusat.
Selain jasa pandu dan tunda, pengelolaan jasa tambat dan labuh juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan. Penguatan peran perusahaan daerah diharapkan dapat membuka peluang peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan tata kelola dan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....