NTP Kalimantan Timur Naik, Sektor Perkebunan Rakyat Jadi Penopang Utama
- 05 Mei 2026 12:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Tingkat kesejahteraan petani di Kalimantan Timur menunjukkan tren positif pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 149,83 poin atau naik 1,24 persen dibandingkan Maret 2026.
Kepala BPS Kalimantan Timur, Mas'ud Rifai, menjelaskan kenaikan ini mencerminkan membaiknya daya tukar petani terhadap kebutuhan konsumsi dan biaya produksi. “Peningkatan ini didorong oleh naiknya indeks harga yang diterima petani lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani,” ujarnya.
Ia merinci, indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 1,64 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) hanya meningkat 0,39 persen. Kondisi tersebut menunjukkan harga jual komoditas pertanian berada pada posisi yang menguntungkan bagi petani.
Dari sisi subsektor, tanaman perkebunan rakyat menjadi penyumbang utama kenaikan NTP dengan pertumbuhan sebesar 2,24 persen. Penguatan harga komoditas perkebunan dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pendapatan petani di wilayah perdesaan.
Selain itu, subsektor hortikultura juga mencatatkan kenaikan meski relatif kecil, yakni sebesar 0,87 persen. Hal ini menambah kontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani secara umum.
Namun demikian, beberapa subsektor masih mengalami tekanan. Subsektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan tercatat mengalami penurunan NTP, terutama akibat turunnya harga komoditas saat masa panen. “Perlu langkah antisipasi agar penurunan di subsektor tertentu tidak berlanjut dan berdampak pada kesejahteraan petani,” ujarnya.
Secara regional, peningkatan NTP Kalimantan Timur sejalan dengan tren positif di wilayah Kalimantan. Hal ini menunjukkan sektor pertanian masih menjadi penopang ekonomi daerah. BPS berharap tren kenaikan NTP dapat terus dijaga melalui kebijakan yang mendukung stabilitas harga dan ketersediaan sarana produksi pertanian.
Dengan NTP yang tetap berada di atas angka 100, sektor pertanian dinilai masih memberikan keuntungan bagi petani dan berperan penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....