BPS Balikpapan Tingkatkan Layanan Data lewat FGD

  • 29 Apr 2026 11:20 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan data kepada konsumen. Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, kritik, dan saran guna menyempurnakan fasilitas serta kelengkapan data statistik di Kota Beriman.

Kepala BPS Kota Balikpapan, Marinda Dana Prianto, menegaskan komitmen menghadirkan layanan yang inklusif. Saat ini, BPS Balikpapan telah dilengkapi berbagai fasilitas ramah disabilitas dan kelompok rentan, seperti ruang ramah anak, ruang laktasi, serta jalur pemandu (guiding block) bagi tunanetra.

“Kami berupaya memenuhi kebutuhan dasar agar layanan BPS dapat diakses seluruh kalangan tanpa terkecuali,” ujar Marinda, Rabu 29 April 2026.

Menanggapi masukan terkait kendala akses pada laman resmi, BPS Balikpapan tengah melakukan penyempurnaan sistem situs web agar pencarian data lebih cepat dan efisien. Selain itu, layanan juga diperkuat melalui WhatsApp yang siaga untuk merespons kebutuhan mendesak pengguna, terutama pada jam kerja.

Dalam waktu dekat, BPS Balikpapan berencana meluncurkan inovasi digital berupa tampilan indikator ekonomi. Fitur ini memungkinkan masyarakat membandingkan data antarwaktu dan antarwilayah secara langsung.

Dukungan juga datang dari akademisi sekaligus tenaga ahli Balikpapan Innovation Outlook (BIO), Bambang Saputra. Ia menilai data BPS merupakan instrumen penting dalam penyusunan policy brief guna mendukung pengambilan kebijakan Wali Kota Balikpapan, khususnya di sektor ekonomi dan keuangan.

Meski demikian, Bambang memberikan catatan terkait pentingnya adaptasi teknologi di era kecerdasan buatan (artificial intelligence). Ia berharap sistem data BPS ke depan dapat terintegrasi secara nasional dengan fitur otomatisasi untuk memudahkan perbandingan data antardaerah.

“Di era ketidakpastian ini, kita membutuhkan data yang tidak hanya akurat, tetapi juga cepat tersedia dan mudah diolah. Integrasi sistem yang mampu membandingkan data antar-BPS secara otomatis akan sangat membantu peneliti dan pengambil kebijakan,” ujarnya.

Melalui sinergi antara penyedia dan pengguna data, BPS Kota Balikpapan optimistis dapat terus bertransformasi menjadi lembaga statistik yang modern, andal, dan mampu menjawab kebutuhan publik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....