Kebakaran Hanguskan 6 Bangunan di Samarinda Ilir, Akses Sempit Jadi Kendala

  • 23 Apr 2026 20:38 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Blok H dan Blok I, RT 46, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Kamis 23 April 2026 siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 Wita dan berlangsung kurang lebih satu jam hingga api berhasil dikendalikan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak enam bangunan terdampak kebakaran, terdiri dari lima rumah tunggal dan satu bangsal tiga pintu. Selain itu, dua bangunan lainnya turut terdampak akibat kedekatan jarak antar rumah di lokasi kejadian.

Sebanyak 10 kepala keluarga atau 38 jiwa tercatat menghuni bangunan yang terbakar tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun dua orang mengalami luka ringan.

Korban luka terdiri dari seorang warga yang mengalami sesak napas akibat asap tebal, serta seorang relawan yang mengalami luka di bagian tangan saat proses pemadaman berlangsung.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 Wita dan lokasi kejadian berada di kawasan dengan akses jalan yang sangat terbatas.

“Kondisi di lokasi sangat sempit, jalan tidak bisa dilalui mobil damkar besar, hanya unit reguler dan relawan dengan peralatan kecil yang bisa masuk," ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan berjibaku memadamkan api yang melahap permukiman warga di Jalan Lambung Mangkurat Gang Masjid, Samarinda Ilir, Kamis 23 April 2026. (Foto : ITS)

Ia menambahkan, berdasarkan data sementara, total bangunan yang terbakar berjumlah enam unit, terdiri dari lima rumah tunggal dan satu bangsal tiga pintu. “Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum dapat dipastikan,” katanya.

Proses pemadaman melibatkan 13 unit mobil tangki pemadam dari Disdamkar dan PMK swasta, serta 26 mesin portable milik relawan. Api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih satu jam, meskipun sempat terkendala kondisi angin dan padatnya warga yang menonton di lokasi.

Seorang relawan Info Taruna Samarinda, Mulyadi, mengungkapkan saat tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi besar dan cepat menyebar akibat angin kencang. “Api langsung besar saat kami sampai, ditambah angin cukup kencang sehingga mempercepat penyebaran,” ucapnya.

Mulyadi juga menjelaskan awalnya ia menduga asap berasal dari pembakaran kabel, namun setelah ditelusuri, ternyata merupakan kebakaran rumah warga. “Saya kira awalnya asap bakar kabel, tapi setelah sampai di lokasi ternyata kebakaran rumah dan api sudah membesar,” ujarnya.

Berbagai unsur terlibat dalam penanganan kebakaran ini, di antaranya Disdamkar Kota Samarinda, relawan, BPBD, PMI, kepolisian, TNI, hingga PLN. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, dengan dugaan sementara akibat arus pendek listrik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....