Kadishub Samarinda: Ring Road Memang Jalur Truk, Warga Diminta Lebih Waspada
- 19 Apr 2026 08:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Jalan Ring Road 1 hingga Ring Road 3 di Kota Samarinda merupakan jalur khusus angkutan berat, termasuk truk peti kemas, sehingga masyarakat diminta lebih waspada saat melintasi kawasan tersebut.
Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, menyusul kecelakaan lalu lintas di Jalan Nusyirwan (Ring Road 2), Kelurahan Loa Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa, 14 April 2026 siang, yang merenggut nyawa seorang ibu dan anak.
“Jalan Ring Road itu diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 40 Tahun 2011 tentang Penetapan Lintasan Angkutan Barang sebagai lintasan angkutan peti kemas, baik ukuran 20 kaki maupun 40 kaki,” ujarnya, dikutip pada Minggu, 19 April 2026.
Manalu menjelaskan, jalur tersebut memang diperuntukkan bagi kendaraan logistik yang menghubungkan Samarinda dengan daerah lain, seperti Bontang dan Kutai Timur. Karenanya, tidak ada pembatasan waktu operasional bagi kendaraan angkutan berat di jalur tersebut.
"Kalau itu diatur dengan waktu, ya akibatnya juga akan melumpuhkan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan barang-barang dari Pelabuhan Samarinda," kata Manalu.
Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur ini, mengingat intensitas kendaraan besar yang cukup tinggi. Pengendara diminta memperhatikan rambu lalu lintas serta menjaga jarak aman, terutama saat berada di dekat kendaraan angkutan berat.
“Kalau ada kendaraan besar, lebih baik kita menjaga jarak,” ujarnya.
Terkait pengawasan terhadap kendaraan berat yang melintas, Manalu menyebut pihaknya mengandalkan rambu-rambu yang telah dipasang oleh berbagai pihak, mulai dari Kementerian Perhubungan, Dishub provinsi, hingga Dishub kota. Selain itu, ia meyakini pengemudi kendaraan berat telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sehingga dapat memahami rambu yang berlaku.
Sementara itu, terkait penyelidikan kasus kecelakaan tersebut, Dishub masih menunggu hasil investigasi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda untuk mengetahui penyebab pasti kejadian. "Kita tidak bisa langsung memberikan pernuyataan siapa yang salah dalam terjadi kecelakaan ini," ujarnya.
Manalu pun mengimbau masyarakat untuk tidak saling menyalahkan sebelum ada hasil resmi, serta tetap mengedepankan keselamatan saat berkendara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....