Paser Kenalkan Potensi Investasi Non-Tambang di Kaltim Fair 2026
- 16 Apr 2026 09:38 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kabupaten Paser memanfaatkan ajang Kaltim Fair 2026 untuk memperkenalkan potensi investasi daerah, tidak hanya di sektor unggulan seperti pertambangan dan perkebunan, tetapi juga sektor alternatif yang belum banyak dilirik investor.
Penata Kelola Penanaman Modal DPMPTSP Paser, Sutrisno Rohman, mengatakan keikutsertaan ini menjadi momentum pertama sekaligus peluang strategis untuk memperluas promosi potensi daerah ke khalayak lebih luas.
“Ini momen yang terbaik, kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan potensi investasi Kabupaten Paser,” ujarnya kepada rri.co.id, usai pembukaan Kaltim Fair di Big Mall Samarinda, Rabu, 15 April 2026.
Ia menjelaskan, selama ini Paser dikenal dengan sektor batu bara dan perkebunan. Namun melalui pameran ini, pihaknya mencoba menghadirkan potensi lain seperti di bidang perikanan, budidaya rumput laut, aren, hingga pemanfaatan limbah kelapa sawit.
Menurutnya, sektor-sektor tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan, terutama jika didukung oleh investasi dan hilirisasi industri di daerah. Misalnya, budidaya rumput laut,
“Kami kan di Kalimantan itu ada banyak desa potensi di kawasan laut pesisir. Tapi memang belum ada pelaku usaha yang mengelola rumput laut itu menjadi industri, karena hasil dari petani hanya dikumpulkan oleh pengepul dan dibawa ke Makassar,” kata Rohman.
Ia pun berharap, rumput laut di Paser bisa diolah di daerah sendiri, mengingat kebutuhannya di pasar internasional juga tinggi untuk kerajinan, obat-obatan dan lainnya.'

Rohman menambahkan, untuk menarik minat investor, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai strategi, mulai dari penyusunan regulasi insentif dan kemudahan investasi hingga penyederhanaan perizinan melalui sistem OSS.
“Promosi seperti ini menjadi salah satu cara agar pelaku usaha bisa melihat langsung potensi yang kami miliki,” kata dia.
Selain mempromosikan potensi investasi, di Kaltim Fair 2026, DPMPTSP Paser juga menampilkan produk-produk UMKM lokal. Produk yang dipamerkan antara lain madu hutan, minyak atsiri, petis udang, minyak kelapa, gula aren, hingga olahan jahe.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....