Jelang Aksi 21 April, Posko Logistik Aliansi Mulai Aktif

  • 15 Apr 2026 12:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Menjelang aksi unjuk rasa 21 April 2026, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur mulai menyiapkan logistik dengan membuka posko penggalangan dana di sejumlah titik di Samarinda. Hingga kini, ada dua posko telah berdiri, yakni di Jalan S. Parman dan di Simpang Empat Lembuswana.

Penjaga Posko 2 Simpang Lembuswana, Marry Marwah Adawiyah, mengatakan posko tersebut dibentuk untuk mendukung kebutuhan aksi yang akan dipusatkan di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.

“Tujuannya untuk menggalang dana karena kami tidak ada donatur, semuanya dari masyarakat,” ujarnya kepada rri.co.id, Rabu, 15 April 2026.

Ia menjelaskan, posko menjadi pusat pengumpulan bantuan yang berasal dari masyarakat secara sukarela. Bantuan yang diterima pun beragam, mulai dari nominal kecil hingga dalam bentuk logistik dalam jumlah besar.

Posko 2 sendiri mulai berdiri sekitar 11 April 2026, namun baru aktif beroperasi dalam dua hari terakhir. Setiap harinya, relawan berjaga dari pagi hingga malam untuk menerima bantuan yang berdatangan.

"Kami standby, karena kami banyak menerima bantuan dari masyarakat dari yang satu kotak, sampai 25 kotak, di atas 50 kotak ada," ujar Marry.

Penjaga Posko 2 Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur di Simpang Lembuswana, Marry Marwah Adawiyah, bersama para relawan. (Foto: RRI Samarida/Chella)

Selain pengumpulan dana secara langsung, panitia juga membuka donasi melalui QRIS untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi. Seluruh bantuan yang masuk dicatat sebagai bentuk transparansi.

Marry menyebut, hingga 15 April, sedikitnya delapan penyumbang telah tercatat khusus di Posko 2. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring meningkatnya antusiasme masyarakat.

Pada hari pelaksanaan nanti, lanjutnya, seluruh logistik yang terkumpul akan dibawa ke lokasi aksi untuk mendukung kebutuhan massa.

“Semua logistik akan kami bawa ke titik aksi di DPRD dan Kantor Gubernur,” ujarnya.

Ia juga memastikan aksi akan berlangsung tertib dan kondusif. Hingga saat ini, jumlah massa yang terdata telah mencapai lebih dari 5.000 orang, termasuk peserta dari luar daerah yang datang secara mandiri.

“Kami pastikan aksi berjalan aman, tidak rusuh, dan tidak ada penyusup,” kata Marry, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....