Absensi Geotagging Awasi ASN Samarinda Selama WFH

  • 11 Apr 2026 10:13 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan sistem digital terintegrasi untuk mendukung pelaksanaan Work From Home atau WFH bagi ASN. Sistem ini mulai diberlakukan bersamaan dengan implementasi WFH pada 17 April 2026.

Kepala Bagian Organisasi Setda Samarinda, Dadi Herjuni menyebut pengawasan dilakukan melalui sistem absensi berbasis tagging location. Teknologi ini memungkinkan pemerintah memantau lokasi kerja ASN secara real-time.

“Pemkot Samarinda kini telah beralih dari sistem pelaporan manual ke sistem digital yang terintegrasi secara real-time,” kata Dadi pada Jumat 10 April 2026.

Selain memantau kehadiran, sistem ini juga digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan sumber daya. Di antaranya penghematan bahan bakar minyak, serta penggunaan listrik dan air di lingkungan perkantoran.

Dalam penerapannya, tidak semua ASN dapat bekerja dari rumah. Jabatan struktural seperti pejabat pimpinan tinggi dan administrator tetap diwajibkan bekerja dari kantor.

Begitu pula dengan camat, lurah, serta seluruh jajaran pelayanan publik yang tetap menjalankan tugas secara penuh melalui Work From Office. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Dengan sistem digital yang diterapkan, Pemkot Samarinda memastikan pengawasan kinerja ASN tetap berjalan sekaligus menjaga keberlangsungan layanan publik, sehingga kebijakan WFH tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....