BKPSDM Samarinda Dorong ASN Siapkan Purnatugas sejak Dini
- 01 Agt 2026 18:09 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Samarinda mengajak aparatur sipil negara (ASN) mempersiapkan masa purnatugas sejak dini. Persiapan tersebut dinilai penting agar masa pensiun tidak menjadi fase yang penuh kecemasan, melainkan tetap produktif, berdaya, dan bermakna.
Komitmen itu dibahas dalam Webinar Sharing Session 26 bertema “Purnatugas: Tetap Berdaya dan Bermakna” yang digelar pada Jumat 31 Juli 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Eksekutif Mandiri Amal Insani Foundation, Zainal Abidin, sebagai narasumber.
Staf Bidang Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kota Samarinda, Ryan Widiyanto, mengatakan jumlah PNS yang memasuki masa pensiun cukup besar setiap tahun. Berdasarkan sejumlah informasi yang diperolehnya, jumlah PNS yang pensiun diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu hingga 15 ribu orang setiap bulan atau sekitar 120 ribu hingga 180 ribu orang dalam setahun.
“Kalau dirata-ratakan, kurang lebih 400 PNS pensiun setiap hari. Yang menarik bukan hanya berapa jumlahnya, tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri menghadapi masa ketika sudah tidak lagi memiliki penghasilan tetap,” kata Ryan.
Ryan menjelaskan, keberadaan dana pensiun tidak serta-merta menjamin kondisi keuangan seseorang tetap aman setelah berhenti bekerja. Oleh karena itu, ASN perlu memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan berbagai persiapan lain sebelum memasuki masa purnatugas.
Menurut Ryan, webinar tersebut menjadi ruang untuk menggali informasi dan memperluas wawasan mengenai masa pensiun. BKPSDM Samarinda berharap peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyusun langkah persiapan sesuai dengan kondisi dan rencana masa depan masing-masing.
“Kami ingin peserta mendapatkan manfaat, terutama dalam mempersiapkan diri menghadapi pensiun atau purna bakti. Masa ketika sudah tidak bekerja lagi perlu dipersiapkan agar kehidupan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Zainal Abidin menegaskan pensiun merupakan kepastian yang akan dialami setiap pekerja, sehingga persiapannya tidak seharusnya ditunda. Ia mengajak ASN yang masih memiliki waktu panjang sebelum pensiun untuk mulai membangun kesiapan finansial, menjaga kesehatan, serta menyiapkan aktivitas yang tetap memberi manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....