Tanam Padi Serentak Berau Dorong Swasembada dan Regenerasi Petani
- 09 Apr 2026 19:24 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau melaksanakan tanam padi serentak di lokasi cetak sawah rakyat (CSR) Kampung Labanan Jaya, Kamis 9 April 2026, sebagai bagian dari program nasional percepatan tanam yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah konkret daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia turut mengikuti kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan pertanian di daerah.
Wakil Bupati Gamalis menegaskan, program cetak sawah rakyat merupakan salah satu strategi utama pemerintah daerah dalam membuka lahan produktif baru. Menurutnya, langkah ini penting untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat posisi Berau sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Kalimantan Timur.
“Program cetak sawah rakyat menjadi prioritas daerah dalam mendukung swasembada pangan dan pengembangan sektor pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penetapan Kabupaten Berau sebagai lokasi pelaksanaan program ini tidak terlepas dari potensi besar yang dimiliki daerah, baik dari sisi ketersediaan lahan maupun kualitas tanah yang dinilai cukup baik untuk pengembangan komoditas unggulan seperti padi dan jagung.
“Berau tidak hanya memiliki ketersediaan lahan yang memadai, tetapi juga didukung kualitas lahan yang baik untuk pengembangan komoditas pertanian,” ucapnya.
Berdasarkan data pemerintah daerah, hingga tahun 2025 total luas cetak sawah di Kabupaten Berau telah mencapai 425 hektare. Pada tahun 2026, luasan tersebut ditargetkan bertambah sekitar 100 hektare yang tersebar di sejumlah kampung, antara lain Buyung-Buyung, Labanan Jaya, Melati Jaya, dan Merancang Ulu.
Namun demikian, Gamalis mengakui sektor pertanian masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait minimnya minat generasi muda untuk terjun menjadi petani. Kondisi ini menyebabkan sebagian besar pelaku pertanian saat ini masih didominasi oleh kelompok usia lanjut.
“Penyuluhan terus kita lakukan secara intensif, tetapi respons dari petani muda masih tergolong rendah,” katanya.
Pemerintah daerah berharap melalui kegiatan tanam padi serentak ini tidak hanya mampu meningkatkan produksi pertanian, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong regenerasi petani. Sektor pertanian dinilai memiliki potensi besar sebagai peluang usaha yang menjanjikan jika dikelola secara modern dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam mendukung program nasional swasembada pangan, dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta memperkuat peran petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....