Kolaborasi Jadi Kunci Penurunan Stunting Berau

  • 08 Apr 2026 10:56 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Kabupaten Berau menggelar Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Pra Musrenbang) Tematik Stunting Tahun 2026 pada Senin, 6 April 2026, di Ruang RPJMD Gedung Bapelitbang. Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan program prioritas percepatan penurunan stunting berbasis kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Berau Gamalis yang juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Berau. Selain itu, hadir Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Inspektorat, para camat se-Kabupaten Berau, serta pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Berau menekankan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menyebutkan, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat di tingkat kampung.

“Penanganan stunting membutuhkan kerja bersama, komitmen kuat, serta program yang berbasis data dan tepat sasaran agar intervensi yang dilakukan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memastikan intervensi yang dilakukan berjalan efektif. Tanpa koordinasi yang baik, program yang dirancang berpotensi tidak tepat sasaran dan kurang berdampak.

Pra Musrenbang Tematik Stunting ini juga menjadi forum strategis untuk menyelaraskan rencana kerja antar sektor. Melalui forum ini, masing-masing perangkat daerah dapat memaparkan program yang mendukung percepatan penurunan stunting secara terintegrasi.

Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai, penguatan perencanaan berbasis data sangat penting agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan stunting.

Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan stunting melalui pendekatan konvergensi. Upaya ini mencakup peningkatan kualitas layanan kesehatan, pemenuhan gizi masyarakat, perbaikan sanitasi, serta penguatan edukasi kepada keluarga.

Melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting Tahun 2026 ini, diharapkan lahir rumusan program prioritas dan langkah strategis yang terintegrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Dengan demikian, target penurunan angka stunting di Kabupaten Berau dapat dicapai secara optimal dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....