RSUD AWS Tegaskan Penanganan Balita dalam Kasus Dugaan Malpraktik Sesuai SOP

  • 07 Apr 2026 09:39 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda memberikan klarifikasi terkait penanganan seorang balita yang mengalami luka pada bagian tangan yang diduga setelah menjalani tindakan infus saat dirawat di rumah sakit tersebut.

Wakil Direktur Penunjang dan Pengembangan SDM RSUD AWS, Mazniati, mengatakan pihak rumah sakit telah memberikan penjelasan kepada keluarga pasien mengenai kondisi yang terjadi selama proses perawatan.

“Edukasi juga sudah kami berikan, tetapi memang ada gap pada keluarga pasien,” kata Mazniati, usai menerima sidak dari Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, informasi yang beredar di media sosial mengenai kasus tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. Menurutnya, beberapa informasi yang beredar menimbulkan kesalahpahaman terkait proses penanganan medis terhadap pasien.

Mazniati menegaskan, seluruh tindakan medis yang diberikan kepada pasien telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di rumah sakit. Selain itu, pihak rumah sakit juga memastikan tenaga medis yang menangani pasien merupakan petugas yang memiliki kewenangan sesuai bidangnya, dan bukan karyawan magang.

“Alhamdulillah tidak ada. Kalau pun ada anak magang, itu pasti ada ahli yang mendampingi dan berdasarkan keterangan dari perawat maupun Dokter Penanggung Jawab Pelayanan-nya, semuanya sudah sesuai dengan prosedur itu,” kata dia.

Meski begitu, saat ini RSUD AWS tengah menyiapkan audit medis internal untuk menelusuri secara menyeluruh proses penanganan pasien tersebut. Audit tersebut akan dilakukan oleh komite yang memiliki kewenangan serta keahlian sesuai bidangnya, seperti komite medis dan komite mutu rumah sakit.

Mazniati menegaskan, proses audit dilakukan berdasarkan regulasi yang menjamin independensi tim pemeriksa. “Komite itu bekerja di bawah regulasi dan memiliki independensi,” ujarnya.

Sementara itu, pihak rumah sakit terus memantau perkembangan kondisi pasien yang masih menjalani perawatan. Bahkan, Mazniati menyebut, tim dokter juga merencanakan tindakan operasi sebagai bagian dari upaya pemulihan.

Ia pun berharap kondisi anak tersebut dapat segera membaik setelah mendapatkan penanganan lanjutan dari tim medis.

“Mudah-mudahan besok akan dilakukan operasi dan anak ini bisa sembuh seperti biasa,” kata dia, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....