Balikpapan Makin Berkilau: Ekonomi Tumbuh Melejit 10,24% di Tahun 2025

  • 06 Apr 2026 14:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan – Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, memaparkan pencapaian gemilang Kota Balikpapan dalam Sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2025. Di hadapan jajaran DPRD, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyajikan data yang menunjukkan lonjakan ekonomi signifikan serta rentetan prestasi nasional.

Pertumbuhan Ekonomi Melampaui Target

Salah satu sorotan utama adalah pertumbuhan ekonomi Balikpapan yang melesat tajam ke angka 10,24%. Angka ini menunjukkan kenaikan fantastis dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 3,23%. Sektor industri pengolahan menjadi motor utama dengan kontribusi sebesar 48,31%, disusul sektor konstruksi serta transportasi.

"Kenaikan ini juga berdampak pada kesejahteraan warga, di mana Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita naik dari Rp214 juta menjadi Rp233 juta pada tahun 2025," ujar Bagus Susetyo pada agenda sidang membahas tentang penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Wali kota Balikpapan tahun 2025/2026 serta Pengumuman pembentukan panitia khusus penyusunan perubahan peraturan DPRD kota Balikpapan perubahan peraturan DPRD Balikpapan nomor 2 tahun 2022 tentang tata beracara badan kehirmatan.pada Senin, 6 April 2026

Banjir Penghargaan dan Kualitas Hidup

Sepanjang tahun 2025, Balikpapan sukses menyabet 24 penghargaan, termasuk opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dan predikat Kota Layak Anak tingkat Utama.

Kualitas hidup masyarakat juga menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kini mencapai 83,23, menempatkan Balikpapan di posisi kedua se-Kalimantan Timur. Hebatnya lagi, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 2,23% menjadi 1,97%, berbarengan dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka.

Realisasi Anggaran yang Terukur

Dari sisi keuangan, Pemkot Balikpapan mencatatkan realisasi pendapatan daerah sebesar Rp4,13 triliun (97,10% dari target). Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp4,27 triliun dengan prioritas pada sektor pelayanan dasar:

• Pendidikan: Terealisasi Rp906 miliar.

• Kesehatan: Terealisasi Rp523 miliar.

• Pekerjaan Umum & Tata Ruang: Terealisasi Rp1,017 triliun.

Menuju Penyangga IKN yang Nyaman

Meski mencatatkan rapor hijau, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot tetap melakukan evaluasi mendalam, terutama pada isu penanganan banjir, kemacetan, dan ketersediaan sarana kesehatan.

Hal ini menjadi krusial mengingat posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). "Kami terus berupaya menjadikan Balikpapan kota yang nyaman, modern, dan sejahtera dalam bingkai Madinatul Iman," ucapnya.

Sidang diakhiri dengan penyerahan dokumen LKPJ kepada Dewan untuk dievaluasi lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....