Peran Orang Tua Asuh dalam Program Genting di Samarinda

  • 02 Apr 2026 07:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Keterlibatan masyarakat melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Kota Samarinda menjadi langkah nyata yang patut diapresiasi dan didukung secara luas. Hal itu terungkap dalam program Indonesia Sehat Pro1 RRI Samarinda, yang mengangkat isu strategis nasional, salah satunya pencegahan stunting.

Tema ini menjadi sangat relevan mengingat Indonesia tengah bersiap menuju Generasi Emas 2045. Upaya pencegahan stunting menjadi prioritas pemerintah, termasuk di Provinsi Kalimantan Timur yang tengah bersiap sebagai pusat peradaban baru Indonesia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Samarinda, Deasy Evriyani, mengatakan stunting masih menjadi program prioritas nasional hingga tahun 2026. Ia menegaskan, upaya penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan anggaran pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. “Kita tidak bisa lagi hanya mengharapkan pembiayaan dari pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak,” ujar Deasy kepada RRI, dikutip Kamis 2 April 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) merupakan salah satu program quick wins dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemenduk Bangga/BKKBN). Program ini bertujuan untuk merangkul masyarakat, dunia usaha, serta komunitas agar bersama-sama berkontribusi dalam menurunkan angka stunting secara signifikan di daerah.

Berdasarkan data terbaru, angka stunting di Kota Samarinda pada tahun 2025 mencapai 20,3 persen. Angka ini masih berada di atas target nasional sebesar 18 persen. Menurut Deasy, diperlukan upaya kolaboratif yang komprehensif agar target penurunan dapat tercapai. Ia juga menekankan pentingnya gotong royong sebagai kunci keberhasilan program ini.

“Keterlibatan aktif masyarakat menjadi bukti bahwa program Genting mampu menumbuhkan kepedulian sosial yang tinggi,” katanya.

Partisipasi dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menjadi salah satu kekuatan utama dalam program Genting. Perwakilan mitra dari PLN UP3 Samarinda, Galang, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia mengatakan, pihaknya siap bersinergi dalam membantu keluarga berisiko stunting melalui berbagai bentuk bantuan dan pendampingan.

Selain itu, masyarakat juga mulai menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan stunting. Kegiatan seperti penimbangan balita rutin di posyandu, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi pola asuh menjadi indikator positif.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, diharapkan program Genting dapat memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka stunting. Keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif menuju Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....