Sinergi Sekolah dan Orang Tua Wujudkan Lulusan SMKN 3 Samarinda Unggul

  • 18 Jul 2026 15:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – SMK Negeri 3 Samarinda menggelar Sosialisasi Orang Tua/Wali Murid Baru Kelas X Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan peserta didik. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Alamanda pada 16–17 Juli 2026 sesuai jadwal masing-masing program keahlian.

Kegiatan ini menjadi agenda penting bagi sekolah untuk memperkenalkan visi, misi, budaya sekolah, serta berbagai program unggulan yang akan dijalankan selama peserta didik menempuh pendidikan di SMK Negeri 3 Samarinda. Selain itu, sosialisasi juga menjadi ajang silaturahmi antara manajemen sekolah dengan orang tua dan wali murid baru.

Kepala SMK Negeri 3 Samarinda, Elis Susiana, mengatakan tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan persepsi serta membangun komitmen awal kemitraan antara sekolah dan orang tua dalam mendidik peserta didik.

"Melalui sosialisasi ini kami ingin membangun pemahaman yang sama mengenai visi, misi, dan program sekolah, sekaligus menjalin komitmen awal kemitraan antara pihak sekolah dengan orang tua maupun wali murid baru," ujarnya.

Menurut Elis, keberhasilan pendidikan di sekolah kejuruan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga dukungan penuh dari keluarga. Pendidikan vokasi membutuhkan penguatan karakter, kedisiplinan, serta motivasi belajar yang harus dibangun secara berkelanjutan di rumah dan di sekolah.

"Keterlibatan aktif orang tua sangat penting karena pendidikan di SMK tidak hanya bertumpu pada hard skills, tetapi juga penguatan soft skills dan pembentukan karakter. Dengan demikian pembinaan disiplin dan motivasi belajar siswa dapat berjalan secara berkesinambungan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah juga memperkenalkan sejumlah program unggulan, di antaranya Program Pagi Ceria, Gerakan 7 KAIH, pengembangan kompetensi berbasis industri dan sertifikasi profesi, Praktik Kerja Lapangan (PKL), Link and Match dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat peserta didik.

Elis menjelaskan implementasi kurikulum, pembinaan kesiswaan, peran humas, Program Pagi Ceria, dan Gerakan 7 KAIH menjadi satu kesatuan dalam membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Kurikulum menyiapkan kompetensi teknis, kesiswaan menanamkan kedisiplinan, humas memperkuat hubungan dengan dunia industri, sementara pembiasaan positif setiap pagi membangun spiritualitas, keramahan, dan budaya kerja sebelum proses belajar mengajar dimulai, ujarnya.

Sebagai sekolah yang berorientasi pada dunia kerja, SMK Negeri 3 Samarinda juga terus memperkuat kurikulum berbasis industri melalui teaching factory, penyelarasan kurikulum bersama mitra DUDI, menghadirkan guru tamu dari kalangan praktisi, serta membekali peserta didik dengan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional. Sekolah juga melakukan pembinaan karakter dan monitoring berkala saat peserta didik menjalani Praktik Kerja Lapangan agar memiliki etika kerja sesuai pasar yang diperlukan industri.

Di akhir kegiatan, Elis mengajak seluruh orang tua untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan sekolah melalui pertemuan berkala, wali kelas, maupun media digital. Ia berharap seluruh orang tua dapat menjadi mitra aktif yang mendukung aturan sekolah, memantau perkembangan belajar anak, serta bersama-sama menciptakan lulusan SMK Negeri 3 Samarinda yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.

"Mari saling memercayai, berkolaborasi tanpa berasumsi buruk, dan satu suara dalam mendidik anak. Keberhasilan menciptakan lulusan yang unggul dan siap kerja hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang kokoh antara rumah dan sekolah," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....