Kebakaran Hanguskan Tiga Toko di Kariangau Balikpapan

  • 31 Mar 2026 10:54 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kebakaran terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin RT 12, Kelurahan Kariangau, Kecamatan Balikpapan Barat, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 12.50 Wita. Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit toko yang digunakan sebagai tempat usaha warga.

Informasi yang dihimpun dari Pusdalops PB BPBD Kota Balikpapan yang dibagikan oleh Muriono, petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur melalui pesan WhatsApp, menyebutkan laporan kebakaran pertama kali diterima pada siang hari.

Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 12.50 Wita untuk melakukan upaya pemadaman api.

Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 13.30 Wita. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Akibat kejadian tersebut, tercatat tiga unit toko tempat usaha mengalami rusak berat. Selain itu, dua unit sepeda motor juga turut terdampak dalam kebakaran tersebut.

Data korban terdampak mencatat setidaknya tiga kepala keluarga ikut merasakan dampak dari kebakaran ini. Muhammad Nur (59) dengan satu keluarga berjumlah empat jiwa, Abdul Wahid (40) pemilik bengkel dengan empat jiwa, serta Askar (30) dengan tiga jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Dalam proses penanganan, sejumlah unit diturunkan antara lain TRC PB, sektor selatan, sektor Gunung Samarinda, sektor Karang Joang, sektor barat, serta dukungan dari Pammat Polda Kaltim, PLN, PDAM, Dinas Perhubungan, Sabhara, dan PSC 119.

Selain itu, unsur petugas di lapangan terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PLN, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PDAM, Tagana Dinas Sosial, PSC 119, ambulans relawan, pihak kelurahan, kecamatan, linmas, serta relawan dan masyarakat setempat.

Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Petugas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat aktivitas usaha, ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....