Karhutla Bakar Satu Hektare Lahan Gambut di Penajam
- 17 Agt 2026 09:43 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda lahan gambut dan semak belukar milik pemerintah di RT 08, Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Minggu 16 Agustus 2026.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara Posko Penajam menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.15 WITA. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare.
Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung melakukan operasi pemadaman. Jarak lokasi kejadian dari Posko Penajam sekitar tiga kilometer.
Sebanyak satu unit Brandweer dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Tiga petugas, yakni Sudirman, Samsudin dan Salehudin, menjadi eksekutor pemadaman di lokasi, sementara Ibrahim bersiaga di pos.
Koordinator Lapangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Nasir, menyampaikan bahwa petugas bergerak cepat setelah menerima laporan untuk mencegah api meluas ke area lainnya.
“Setelah menerima laporan, petugas piket segera melaksanakan tindak lanjut pemadaman kebakaran pada lahan tersebut secepatnya,” ujarnya.
Operasi pemadaman berlangsung selama sekitar 120 menit, mulai pukul 15.30 WITA hingga 17.30 WITA. Tidak ditemukan kendala berarti selama proses pemadaman di lapangan.
Nasir mengatakan, setelah dilakukan penanganan oleh petugas, lokasi kebakaran telah dipastikan aman. "Petugas kemudian kembali bersiaga di Posko Penajam untuk mengantisipasi kejadian lanjutan," katanya.
Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban meninggal dunia. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kebakaran tersebut dikategorikan sebagai karhutla dengan objek terdampak berupa lahan gambut dan semak belukar. Kondisi lahan gambut menjadi perhatian karena api berpotensi menjalar maupun kembali muncul apabila masih terdapat bara di dalam lapisan tanah.
Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....