Kementerian Agama Kaltim Ajak Toleransi Nyepi dan Ramadan
- 19 Mar 2026 13:58 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, mengajak masyarakat menjaga toleransi antarumat beragama dalam momentum perayaan Nyepi yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan.
Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa secara nasional imbauan toleransi juga telah disampaikan oleh Menteri Agama, mengingat perayaan Nyepi berlangsung pada hari ini dan diikuti dengan suasana Ramadan.
“Masyarakat diminta untuk saling menghormati antarumat beragama di Indonesia, terutama dalam momentum Nyepi yang beriringan dengan Ramadan,” ujarnya. Kamis, 19 Maret 2026.
Ia menjelaskan, meskipun di wilayah Indonesia bagian timur jumlah umat Hindu tidak sebanyak di daerah lain, keberadaan mereka tetap ada dan merayakan Nyepi di berbagai daerah.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya sikap saling menghargai dalam kehidupan beragama, khususnya di daerah yang memiliki keragaman latar belakang masyarakat.
Lebih lanjut, Abdul Khaliq mengimbau masyarakat Muslim untuk menyesuaikan pelaksanaan takbiran saat Idulfitri, dengan mengurangi volume suara sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Hindu yang merayakan Nyepi.
“Jika memungkinkan, takbiran dilakukan di masjid dan tidak terlalu keras. Ini sebagai bentuk menjaga toleransi,” ujarnya.
Ia berharap imbauan tersebut dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya, sebagai makhluk sosial, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga kerukunan.
Kondisi kerukunan umat beragama di Kalimantan Timur, lanjutnya, saat ini tergolong sangat baik dan bahkan berada di atas rata-rata nasional.
Hal itu dibuktikan dengan capaian Kalimantan Timur yang telah tiga kali meraih Harmony Award sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan dalam menjaga kerukunan umat beragama.
“Ini menunjukkan bahwa kerukunan di Kalimantan Timur berjalan sangat baik dan patut kita jaga bersama,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kerukunan umat beragama juga sangat tinggi, sehingga turut memperkuat harmonisasi di tengah masyarakat.
Dengan kondisi masyarakat yang heterogen dari segi suku dan agama, Kalimantan Timur dinilai mampu menjadi contoh daerah dengan tingkat toleransi yang baik dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....