Pemkot Samarinda Matangkan Strategi Penanganan Sampah jelang dan usai Lebaran

  • 19 Mar 2026 11:52 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda menggelar Rapat Koordinasi Antisipasi Kebersihan Lingkungan menjelang dan pasca Hari Raya Idul Fitri, pada Kamis 19 Maret 2026. Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penanganan sampah selama masa libur Lebaran berjalan optimal, terkoordinasi, dan terkendali di seluruh wilayah kota.

Asisten II Setda Kota Samarinda, Marnabas, menegaskan perhatian utama pemerintah adalah menjaga kebersihan lingkungan selama periode libur panjang. Ia menyebutkan arahan langsung dari Wali Kota agar pengelolaan sampah dilakukan secara maksimal, baik sebelum maupun setelah Hari Raya.

“Penanganan sampah liburan selama lebaran ini harus ditangani dengan baik. Kemudian pasca liburan juga nanti akan tertangani makanya kita libatkan camat dan lurah,” ujar Marnabas. Ia menambahkan, keterlibatan unsur wilayah menjadi kunci dalam mempercepat penanganan di lapangan.

Marnabas menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar penanganan tidak hanya bertumpu pada satu instansi. Seluruh elemen, termasuk bagian tata pemerintahan, perangkat kecamatan, hingga kelurahan, diminta berperan aktif dalam pengawasan, pelaporan, serta pelaksanaan di lapangan.

Selain itu, rapat juga difokuskan untuk mendengarkan kesiapan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait langkah teknis yang akan dilakukan selama Lebaran. Pemerintah ingin memastikan setiap pihak memahami tugas masing-masing secara jelas, termasuk pembagian peran dan tanggung jawab di tiap titik layanan.

Marnabas menekankan pentingnya kerja kolaboratif dalam menghadapi lonjakan volume sampah yang biasanya terjadi saat hari besar keagamaan. Ia juga mengingatkan agar seluruh potensi yang ada, baik armada, personel, maupun dukungan lintas instansi, dapat dimaksimalkan secara efektif.

Selain penanganan teknis, pemerintah juga mendorong adanya pengawasan intensif selama 24 jam melalui koordinasi antarwilayah. Camat dan lurah diminta aktif memantau kondisi di lapangan serta segera melaporkan jika terjadi penumpukan sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....