Kaltim Target Cetak Sawah 12–14 Ribu Hektare 2026
- 09 Mar 2026 10:35 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tengah menyiapkan pengembangan program cetak sawah baru untuk tahun 2026 dengan target realistis mencapai antara 12.000 hingga 14.000 hektare. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada nasional.
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Fahmi Himawan, menjelaskan usulan awal pengembangan lahan cetak sawah sebenarnya mencapai 20.000 hektare. Namun, realisasinya tidak semudah yang dibayangkan karena banyak lokasi tidak memenuhi kriteria teknis sesuai petunjuk cetak sawah.
“Awalnya kita menargetkan 20.000 hektare, tapi banyak lokasi tidak bisa digunakan karena tumpang tindih izin tambang, HGU perkebunan, dan sebagian berada di kawasan hutan,” ujarnya kepada rri.co.id, Senin 9 Maret 2026.
Fahmi menambahkan, saat ini pemerintah sedang melakukan proses CPCL, yaitu pendataan Calon Petani dan Calon Lokasi yang benar-benar memenuhi syarat. Tahapan ini dianggap krusial untuk memastikan keberhasilan cetak sawah sekaligus menghindari konflik penggunaan lahan.
Menurutnya, proses seleksi lokasi yang ketat memang diperlukan mengingat luas wilayah Kaltim yang mayoritas berupa kawasan hutan dan sudah banyak diberikan izin tambang maupun perkebunan. Pemerintah menekankan, lahan yang clear and clean menjadi prioritas untuk pembangunan sawah baru agar bisa dimanfaatkan secara optimal.
“Proses CPCL sedang berlangsung, dan kami berharap dari total usulan yang ada bisa direalisasikan antara 12.000 sampai 14.000 hektare,” ucap Fahmi.
Program cetak sawah ini diharapkan tidak hanya menambah luasan sawah di Kalimantan Timur, tetapi juga mendorong kemandirian pangan daerah, mengurangi ketergantungan impor beras, dan mendukung penyediaan pangan untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....