Dinas Pangan Kaltim Dorong Diversifikasi Pangan dan Pengembangan Sawah Baru

  • 13 Jun 2026 13:37 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong peningkatan produksi pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada beras. Program tersebut dilakukan melalui perluasan lahan sawah dan pengembangan pangan lokal.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, mengatakan produksi beras Kaltim saat ini mencapai sekitar 157 ribu ton per tahun. "Sementara kebutuhan masyarakat yang jumlahnya mencapai 4,2 juta jiwa masih berada di atas angka tersebut," katanya, Kamis 11 Juni 2026.

Karena itu, komoditas padi tetap menjadi prioritas utama pengembangan sektor pangan. Namun pemerintah juga mulai mengangkat potensi pangan alternatif yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurut Fahmi, sejumlah komoditas lokal seperti padi gunung, singkong, ubi, talas, hingga jelai memiliki peluang besar sebagai sumber karbohidrat alternatif. Beberapa komoditas tersebut banyak ditemukan di wilayah Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan Kutai Kartanegara.

“Kita tidak hanya fokus pada padi sawah, tetapi juga mulai mempromosikan pangan lokal seperti padi gunung, singkong, talas, dan jelai yang memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus menjalankan program cetak sawah baru. Pada 2025 lalu, sebanyak 1.041 hektare lahan sawah baru berhasil diselesaikan di sejumlah kabupaten.

Untuk tahun 2026, pembangunan sawah baru seluas lebih dari 2.000 hektare sedang memasuki tahap konstruksi. Sementara dokumen survei dan desain untuk pengembangan sekitar 13.000 hektare lahan tambahan juga tengah disiapkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju swasembada pangan Kaltim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....