CSR Perusahaan Dinilai Perkuat Pemberdayaan di Sempaja Utara

  • 04 Mar 2026 13:06 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, dinilai memberi kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sempaja Utara, Muhammad Kacong, mengatakan sejumlah perusahaan telah menyalurkan dana CSR untuk mendukung kebutuhan warga, mulai dari ketahanan pangan hingga penyediaan air bersih.

“Alhamdulillah, untuk Kelurahan Sempaja Utara ada CSR dari PLN yang bekerja sama dengan Rumah Zakat. Kemarin itu bantu pembuatan tanaman hidroponik untuk lansia dan masyarakat, kebunnya ada di RT 18,” ujarnya Rabu, 4 Maret 2026.

Menurutnya, selain program hidroponik, perusahaan lain seperti PT Ansaf dan PT MSJ juga pernah memberikan kontribusi signifikan. Salah satunya pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di wilayah yang sempat mengalami krisis air bersih.

“Waktu wilayah Berampai krisis air bersih, dari dana CSR dibuatkan WTP untuk masyarakat. Itu sangat membantu sekali. Kemudian ada juga bantuan keramba untuk warga, termasuk pembangunan fasilitas sekolah dan lingkungan,” ucapnya.

Ia menilai partisipasi perusahaan melalui CSR sangat membantu percepatan pembangunan di tingkat kelurahan. “Menurut kami, partisipasi perusahaan melalui dana CSR ini luar biasa dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sempaja Utara,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Lurah Sempaja Utara, Asef Setiawan, menambahkan bahwa kolaborasi PLN bersama Rumah Zakat tidak hanya bersifat sosial sesaat, tetapi berorientasi pada pemberdayaan berkelanjutan.

“Program hidroponik ini bersinergi dengan kelurahan, puskesmas, dan kader-kader. Lansia dilibatkan aktif menanam, merawat sampai panen. Jadi bukan sekadar bantuan, tapi membangun rasa memiliki dan kemandirian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan yang dilakukan bersifat preventif dan promotif, karena selain meningkatkan ketahanan pangan, juga mendorong pola konsumsi gizi seimbang bagi masyarakat. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari remaja hingga lansia.

“Kalau hasil panennya cukup, bisa dikemas dan dijual. Tapi kalau tidak terlalu banyak, biasanya dikonsumsi oleh anggota kelompok. Kemarin juga ada panen sayuran hidroponik dan lele,” ucapnya.

Selain itu, Asef menyebut CSR dari PLN juga mencakup pemasangan listrik bagi keluarga prasejahtera dengan kriteria tertentu. Program tersebut hingga kini masih berjalan dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan warga.

Pemerintah kelurahan berharap sinergi dengan perusahaan terus diperkuat agar program CSR semakin tepat sasaran dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....