Kegiatan Keagamaan Warga Binaan Diperbanyak Selama Ramadan
- 02 Mar 2026 14:21 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Suasana Ramadan dimanfaatkan warga binaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda untuk meningkatkan aktivitas pembinaan keagamaan melalui berbagai kegiatan positif selama bulan suci.
Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Jaka Prihatin, mengatakan kegiatan keagamaan menjadi bagian penting pembinaan warga binaan selama Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi salat berjemaah, salawat bersama, hingga program semacam pesantren kilat yang dilaksanakan secara bergantian.
Menurutnya, keterbatasan kapasitas dan jumlah warga binaan membuat kegiatan keagamaan tidak dapat diikuti seluruh penghuni lapas secara bersamaan. Dari sekitar 995 warga binaan, setiap kegiatan melibatkan sekitar 200 orang secara bergiliran.
“Kami atur secara bergantian. Dalam satu hari sekitar 200 warga binaan mengikuti kegiatan keagamaan agar tetap tertib dan sesuai dengan standar keamanan,” ujarnya, Senin 2 Maret 2026.
Selain kegiatan ibadah, lapas juga menerapkan pengaturan aktivitas harian warga binaan selama Ramadan. Pada pagi hari, warga binaan melakukan aktivitas seperti olahraga dan kegiatan produktif, kemudian kembali ke kamar pada waktu tertentu untuk menjaga ketertiban.
Pihak lapas juga berharap Ramadan menjadi momentum peningkatan kesadaran spiritual warga binaan sehingga dapat memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. Keamanan dan ketertiban lingkungan lapas juga menjadi perhatian utama selama pelaksanaan kegiatan ibadah.
Jaka Prihatin menambahkan bahwa pegawai lapas juga diharapkan menjaga integritas dan soliditas dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan kepada warga binaan selama Ramadan.
Program pembinaan keagamaan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik bagi perkembangan spiritual warga binaan maupun stabilitas keamanan di lingkungan lapas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....