Lansia Diduga Tenggelam di Sungai Sabintulung, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

  • 28 Feb 2026 10:21 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kukar - Seorang pria lanjut usia dilaporkan tenggelam di Sungai Sabintulung, RT 011 Dusun Rumbia, Desa Sabintulung, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu , 28 Februari 2026, sekira pukul 07.00 Wita.

Korban diketahui bernama Hairun (62), seorang nelayan warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga tenggelam saat hendak mandi pagi di sungai yang berada tidak jauh dari kediamannya.

Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak ke lokasi kejadian setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan melakukan pengumpulan bahan keterangan dari para saksi,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi Bondan (43), sekitar pukul 07.00 Wita ia melihat korban melompat ke Sungai Sabintulung untuk mandi pagi. Namun beberapa saat kemudian korban tidak kembali muncul ke permukaan.

Tidak lama berselang, istri korban, Aspah (59), berteriak meminta pertolongan kepada anaknya, Yusuf (37). Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh keluarga, namun korban belum ditemukan. Warga Desa Sabintulung kemudian berdatangan untuk membantu proses pencarian.

Dari keterangan pihak keluarga, korban memiliki riwayat penyakit ayan (epilepsi), yakni gangguan sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang abnormal. Dugaan sementara, penyakit tersebut kambuh saat korban berada di sungai.

“Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Kondisi sungai sedang dalam keadaan pasang, sehingga menyulitkan pencarian,” kata IPTU Herwin.

Tim pencarian terdiri dari enam personel Polsek Muara Kaman, dua personel Damkar Kecamatan Muara Kaman, serta sekitar 100 warga Desa Sabintulung yang turut membantu menyisir area sungai.

Selain melakukan pencarian, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan keluarga korban serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....