Petani Lansia Dilaporkan Hilang di Persawahan Paser
- 11 Jun 2026 21:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Seorang petani lanjut usia bernama Hasing (72) dilaporkan hilang di kawasan persawahan Desa Pabencengan RT 04, Kecamatan Paser Belengkong, Kabupaten Paser. Hingga Rabu malam 10 Juni 2026, korban belum ditemukan meski pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan bersama warga setempat.
Berdasarkan laporan yang dibagikan Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, laporan pertama diterima BPBD Kabupaten Paser dari Ketua RT sekitar pukul 18.15 Wita. Informasi tersebut menyebutkan bahwa korban belum kembali ke rumah hingga sore hari sehingga memunculkan kekhawatiran dari pihak keluarga.
Menurut keterangan keluarga, pada pagi hari sekitar pukul 06.30 Wita, istri korban berangkat ke sawah untuk beraktivitas seperti biasa. Sementara itu, Hasing diketahui pergi ke Pasar Benuo di Kecamatan Paser Belengkong.
"Setelah menyelesaikan aktivitas di sawah, istri korban pulang ke rumah sekitar pukul 17.00 Wita. Namun sesampainya di rumah, kondisi rumah dalam keadaan gelap dan korban tidak berada di tempat," ujar Muriono.
Karena suaminya belum juga kembali, istri korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga dan warga sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Ketua RT bersama masyarakat langsung melakukan pencarian awal di sekitar area persawahan milik korban.
Dalam proses pencarian, warga menemukan sepeda dan sandal yang diduga milik korban di sekitar lokasi sawah. Temuan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa korban berada di sekitar area tersebut sebelum dinyatakan hilang.
Petugas Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser kemudian melakukan pendataan dan asesmen di lokasi kejadian. Tim gabungan selanjutnya menyisir area persawahan serta bantaran sungai yang berada di sekitar lokasi untuk mencari keberadaan korban.
Petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Paser menyampaikan bahwa hingga pencarian dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum berhasil ditemukan. Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian korban dengan menyusuri persawahan dan pinggiran bantaran sungai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan.
Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Kamis pagi, 11 Juni 2026, mulai pukul 07.00 Wita dengan melibatkan unsur gabungan yang lebih luas.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian meliputi BPBD Kabupaten Paser, Polsek Paser Belengkong, Satpol PP/Satlinmas Kabupaten Paser, Damkar Sektor Paser Belengkong, pemerintah desa, Sekawan Rescue, masyarakat sekitar, serta keluarga korban. Operasi tersebut juga didukung sejumlah armada di antaranya kendaraan operasional BPBD, Polsek, dan Satpol PP.
Kondisi cuaca saat pencarian berlangsung dilaporkan hujan ringan dengan suhu berkisar 23–24 derajat Celsius, kelembapan mencapai 96 persen, serta jarak pandang kurang dari tujuh kilometer. Faktor cuaca dan kondisi medan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian korban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....