TNI Buka Isolasi Aceh Tengah, Jembatan Ili Rampung

  • 27 Feb 2026 11:24 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Isolasi yang membelenggu lima desa di Kabupaten Aceh Tengah resmi berakhir. Prajurit Yonzipur 17/AD yang berada di bawah jajaran Kodam VI/Mulawarman berhasil merampungkan pembangunan jembatan darurat di Sungai Kala IlI pada Rabu 25 Februari 2026.

Selama tiga bulan terakhir, warga di Desa Linge, Kute Reje, Delung Sekinel, Jamat, dan Reje Payung terisolasi akibat bencana banjir dan tanah longsor yang memutus akses utama. Sebelumnya, mobilitas masyarakat sangat terbatas karena hanya mampu mengandalkan jembatan apung yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Menanggapi situasi kritis tersebut, sebanyak 30 personel Yonzipur 17/AD di bawah pimpinan Letda Czi Taufiq dikerahkan ke lokasi. Bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan masyarakat setempat, para prajurit Zeni ini bekerja intensif selama tiga minggu untuk memastikan infrastruktur vital tersebut kembali berfungsi.

Kini, Jembatan Kala Ili telah dapat dilalui oleh kendaraan roda empat. Keberhasilan ini menjadi titik balik bagi pulihnya aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta akses terhadap pelayanan pendidikan dan kesehatan bagi ribuan warga terdampak.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menegaskan bahwa aksi cepat ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu kesulitan rakyat.

"Keberadaan prajurit di tengah masyarakat harus memberikan solusi dan harapan. Apa yang dilakukan Yonzipur 17/AD adalah implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami bersinergi dengan seluruh komponen bangsa untuk memastikan aktivitas masyarakat kembali normal," ujar Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo dalam keterangan resminya. Jumát 27 Februari 2026.

Pembangunan jembatan ini tidak hanya mengandalkan aspek teknis, tetapi juga semangat gotong royong yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan warga. Dengan tuntasnya proyek darurat ini, ketahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat di pedalaman Aceh Tengah diharapkan dapat segera bangkit kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....