Hadapi Ancaman Karhutla, Pemkab Berau Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
- 23 Agt 2026 12:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Berau - Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah. Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam upaya pemadaman, mulai dari Damkarmat, TNI-Polri, pemerintah kelurahan, KPHP hingga pihak swasta.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Damkar, TNI-Polri, termasuk pihak ketiga, Berau Coal, yang telah banyak membantu, serta kelurahan, KPHP, dan seluruh pihak yang mendukung pemadaman di tengah ancaman karhutla yang sedang terjadi,” ujar Gamalis. Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurutnya, pengendalian karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen. Tidak hanya dalam proses pemadaman, tetapi juga melalui upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali terjadi.
Gamalis mengajak masyarakat, pemerintah kecamatan dan kelurahan, dunia usaha, serta seluruh unsur terkait untuk bersama-sama mengantisipasi ancaman karhutla. “Mudah-mudahan kawan-kawan semua, masyarakat, kecamatan, kelurahan, pihak ketiga, KPHP, Damkar, TNI-Polri, dan seluruh jajaran yang ada di Kabupaten Berau dapat bersatu dan bersama-sama mengendalikan api,” katanya.
Dukungan terhadap penanganan karhutla juga diberikan PT Berau Coal. Perusahaan sebelumnya menyalurkan dukungan logistik untuk Posko Karhutla di Kecamatan Sambaliung.
Emergency Response & Safety Services Department Head PT Berau Coal, Andi Henry Achmad, mengatakan keterlibatan Emergency Response Group atau ERG merupakan bentuk dukungan perusahaan kepada pemerintah dan masyarakat.
“Partisipasi ERG PT Berau Coal merupakan bentuk dukungan perusahaan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanganan karhutla. Kami terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan tim gabungan untuk membantu pemadaman pada titik-titik hotspot yang berada di area dan sekitar area operasional perusahaan untuk mencegah terjadi karhutla,” ujarnya.
Di sisi lain, Gamalis mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi cuaca kurang mendukung. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar juga diminta menggunakan masker. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, masyarakat, dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian sekaligus mencegah meluasnya karhutla di Kabupaten Berau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....