Modernisasi Teknologi dan SDM Jadi Kunci Daya Saing Perikanan Kaltim
- 24 Feb 2026 11:31 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Modernisasi teknologi pengolahan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu dalam memperkuat daya saing sektor perikanan di Kalimantan Timur. Tanpa dukungan peralatan yang memadai dan tenaga kerja terampil, upaya hilirisasi hasil laut dinilai sulit berkembang secara optimal.
Kabid Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur, Irma Listyawati, menegaskan bahwa transformasi industri perikanan harus diiringi pembaruan sistem produksi.
Menurutnya, sebagian pelaku usaha pengolahan masih menggunakan metode tradisional yang membatasi kapasitas produksi dan konsistensi kualitas produk.
“Modernisasi peralatan sangat dibutuhkan agar proses pengolahan lebih higienis, efisien, dan mampu memenuhi standar pasar. Ini penting untuk meningkatkan daya saing produk perikanan kita,” ujar Irma kepada rri.co.id, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan teknologi tidak selalu berarti penggunaan mesin berskala besar, tetapi bisa berupa alat bantu produksi yang meningkatkan efisiensi kerja, seperti mesin fillet, alat pengemas vakum, hingga sistem pendingin yang memadai.
Selain pembaruan teknologi, peningkatan kapasitas SDM juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah secara bertahap memberikan pelatihan teknis kepada pembudidaya, pengolah, serta pelaku usaha pemasaran hasil laut agar mampu mengikuti perkembangan industri pangan.
“Tenaga kerja harus memahami manajemen produksi, sanitasi, hingga teknik pengemasan yang benar. Tanpa SDM yang kompeten, teknologi tidak akan maksimal,” katanya.
Program pelatihan dilakukan melalui bimbingan teknis, pendampingan lapangan, dan kerja sama lintas sektor. Upaya ini bertujuan menciptakan pelaku usaha perikanan yang adaptif terhadap perubahan pasar dan regulasi.
Irma menyebutkan bahwa tantangan globalisasi dan pertumbuhan kawasan Ibu Kota Nusantara menuntut kesiapan sektor perikanan dalam menyediakan produk berkualitas secara konsisten. Permintaan pasar yang meningkat harus diimbangi dengan sistem produksi yang modern dan terstandar.
Menurutnya, investasi pada teknologi dan SDM merupakan langkah strategis jangka panjang. Selain meningkatkan produktivitas, modernisasi juga berpotensi memperluas akses pasar hingga tingkat nasional dan internasional.
“Kami ingin pelaku usaha perikanan di Kalimantan Timur tidak tertinggal. Dengan peningkatan keterampilan dan dukungan peralatan yang memadai, produk kita bisa bersaing lebih luas,” ucapnya.
Penguatan aspek teknologi dan sumber daya manusia diharapkan mampu mendorong percepatan hilirisasi perikanan serta memperkokoh posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah potensial dalam pengembangan industri berbasis hasil laut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....