BKOW Kaltim Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

  • 18 Feb 2026 20:05 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi wadah koordinasi bagi 43 organisasi perempuan di daerah. Organisasi ini menghimpun para ketua organisasi wanita untuk bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, sehingga perempuan dapat ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah.

BKOW bergerak secara independen, namun berperan sebagai mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan perempuan, keluarga, dan masyarakat. Wakil Ketua II BKOW Kaltim, Padilah Mante Runa, mengatakan setiap pengurus membawa program sesuai bidang dan latar belakang profesinya.

“Anggota BKOW itu 43 pemimpin organisasi wanita di Kalimantan Timur. Saya membidangi kesehatan dan agama. Jadi program yang saya buat juga sesuai dengan bidang itu,” ujarnya, dalam Dialog Interaktif "Halo Kaltim" RRI Samarinda, Selasa, 17 Februari 2026.

Padilah menjelaskan, fokus utamanya adalah peningkatan pemahaman perempuan tentang kesehatan, terutama bagi ibu dan calon ibu. Menurutnya, perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat pula.

Melalui BKOW, pihaknya juga berencana menggelar penyuluhan tentang pola hidup sehat, gizi, serta pendampingan ibu dan anak. Kegiatan tersebut akan melibatkan para anggota dan masyarakat secara langsung.

"Saya mau nanti ada penyuluhan dan membawa anaknya. Kalau ada anak gadisnya dibawa. Kita beri edukasi tentang stunting, berbicara tentang bagaimana hidup sehat," kata Padilah.

Selain bidang kesehatan, BKOW juga menyiapkan program keagamaan. Pada bulan Ramadan, organisasi ini berencana mengadakan kegiatan seperti tadarus, pengajian, tausiah, hingga santunan bagi anak yatim dan fakir miskin.

Sementara itu, Wakil Ketua III BKOW Kaltim, Meiliana, menuturkan BKOW dibangun melalui koordinasi dan perencanaan program yang matang.

“Kami sudah beberapa kali rapat dan menyusun program kerja untuk mendukung program pemerintah dalam memberdayakan perempuan,” ujarnya.

Menurut Meiliana, masing-masing wakil ketua memiliki tanggung jawab dan program tersendiri. Wakil Ketua I membidangi keuangan dan keanggotaan, Wakil Ketua II bidang kesehatan dan keagamaan, sedangkan ia sendiri sebagai Wakil Ketua III membidangi terkait organisasi.

Ke depan, ia pun berkomitmen akan memperkuat konsolidasi internal antar 43 organisasi anggota. Langkah ini dilakukan agar program yang dijalankan lebih terarah dan berdampak.

"Juga InsyaAllah kami akan audiensi ke Bapak dan Ibu Gubernur, DPRD, karena BKOW sebagai mitra pemerintah, memiliki program-program yang juga mendukung pemerintah," kata Meiliana.

Selain itu, lanjutnya, BKOW juga akan mendorong terbentuknya gabungan organisasi wanita di tingkat kabupaten dan kota. Setiap daerah diharapkan memiliki program sendiri yang selaras dengan kebijakan provinsi.

Melalui berbagai program di bidang kesehatan, sosial, keagamaan, dan organisasi, BKOW Kaltim terus memperkuat peran perempuan sebagai penggerak pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....