Dekan FISKEP UNU Kaltim Tekankan Peran Guru sebagai Teladan Karakter

  • 23 Jul 2026 18:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur menekankan pentingnya pendidikan karakter bagi guru PAUD sebagai bekal membentuk karakter anak sejak dini. Guru dinilai harus menjadi teladan karena anak lebih banyak belajar dari sikap dan perilaku yang mereka lihat setiap hari.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan (FISKEP) UNU Kaltim, Aminah, mengatakan pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045. Menurutnya, pembentukan karakter anak harus diawali dari kualitas karakter guru sebagai pendidik.

"Karena kita ingin mewujudkan generasi emas, maka gurunya dulu. Pendidikan karakter yang berisi pendidikan akhlak dan pendidikan agama harus ditanamkan kepada anak sejak dini," kata Aminah usai kuliah umum mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru PAUD di Kampus 2 UNU Kaltim, Samarinda pada Kamis, 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi melalui media sosial menjadi tantangan bagi perkembangan anak. Karena itu, nilai-nilai agama, akhlak, dan karakter perlu ditanamkan sejak usia dini agar menjadi bekal dalam menyaring berbagai pengaruh dari lingkungan.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Kependidikan (FISKEP) UNU Kaltim, Aminah, saat menerima sertifkat dari Rektor UNU Kaltim, Prof. Dr. Ir. Hamdani sebagai pemateri kuliah umum, Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Menurut Aminah, guru tidak cukup hanya memahami konsep pendidikan karakter. Nilai-nilai tersebut juga harus diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi contoh yang dapat ditiru peserta didik.

"Guru bukan hanya harus punya pengetahuan, tetapi juga mempraktikkannya hingga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Anak akan belajar dari apa yang dilakukan gurunya," ujarnya.

Ia mencontohkan, sikap sederhana seperti kesabaran dan kejujuran memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan karakter anak. Menurutnya, anak akan mengamati setiap perilaku guru, termasuk ketika terdapat perbedaan antara ucapan dan tindakan.

Aminah pun berharap, para guru PAUD terus memperkuat pendidikan karakter dalam proses pembelajaran. Dengan keteladanan yang diberikan guru, anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak baik dan mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral.

"Pendidikan karakter itu harus secara tulus dan ikhlas, karena ini berdampak bukan hanya duniawi tapi berdampaknya pada ukhrawi. Kita ingin itu bernilai dunia dan dunia bernilai di akhirat," ucapnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....