Pemkab Kukar Matangkan Pengelolaan Sampah Terpadu
- 11 Feb 2026 17:26 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis dalam mematangkan tata kelola sampah terpadu guna mewujudkan target meraih penghargaan Adipura 2027. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dan pengelolaan persampahan yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, memimpin langsung kunjungan kerja ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banyuroto, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 10 Februari 2026. Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang telah berjalan efektif dan terintegrasi.
Dalam agenda tersebut, rombongan mempelajari proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomis. Sistem yang diterapkan di TPA Banyuroto dinilai mampu menekan volume sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan.
Rendi Solihin menyampaika, pembelajaran ini penting sebagai acuan dalam memperkuat kebijakan pengelolaan sampah di Kukar. “Pemerintah daerah ingin memastikan pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada pembuangan, tetapi juga pada pengurangan dan pemanfaatan kembali,” ujar Rendi.
Ia menegaskan, percepatan perbaikan tata kelola sampah dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat. Edukasi serta pembiasaan memilah sampah dari rumah menjadi salah satu fokus utama dalam strategi yang disiapkan.
Selain peningkatan kesadaran masyarakat, Pemkab Kukar juga akan memperkuat sarana dan prasarana persampahan. Langkah tersebut mencakup optimalisasi TPA serta pengembangan teknologi pengolahan sampah yang ramah lingkungan.
“Upaya ini diharapkan tidak hanya mendukung penilaian Adipura 2027, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” katanya.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, Pemkab Kukar optimistis dapat meraih penghargaan Adipura pada 2027. Pemerintah daerah menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah bukan semata-mata soal penghargaan, melainkan komitmen menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kutai Kartanegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....