Cegah Bencana Lingkungan, ESDM Kaltim Tinjau Tambang Berau

  • 05 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Berau – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan peninjauan langsung ke lokasi tambang batu bara milik PT Supra Bara Energi (SBE) di Kabupaten Berau. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan risiko bencana lingkungan di sekitar wilayah pertambangan.

Peninjauan dilakukan di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi PT SBE yang berada di Desa Rantau Panjang dan Pagar Bukur, Kecamatan Sambaliung dan Teluk Bayur. Lokasi tambang tersebut diketahui berdekatan dengan Sungai Kelay yang memiliki fungsi ekologis penting bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur, Bambang Arwanto, mengatakan kunjungan lapangan ini merupakan tindak lanjut atas perhatian publik terhadap potensi dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Selain itu, peninjauan juga dilakukan untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap arahan Inspektur Tambang Kementerian ESDM.

“Hasil peninjauan menunjukkan perusahaan telah melakukan berbagai langkah pengendalian teknis untuk menjaga stabilitas lereng dan melindungi badan sungai,” ujar Bambang dilansir dari laman kaltimprov.go.id, pada Kamis 5 Februari 2026.

Ia menjelaskan, upaya teknis tersebut meliputi penerapan metode grouting atau injeksi semen untuk menahan pergerakan tanah, pemasangan drainhole guna mengurangi kejenuhan material, serta perapian dinding tambang hingga membentuk jenjang atau bench yang lebih stabil.

Selain pengamanan lereng, proses penutupan void juga telah berjalan. Manajemen PT SBE menargetkan penutupan akhir rampung pada Agustus 2026 dengan elevasi +5 meter di atas permukaan laut dan lebar sekitar 500 meter, melalui penimbunan penuh atau backfilling 100 persen.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas pertambangan. Pengawasan tersebut diarahkan agar kegiatan usaha berjalan selaras dengan prinsip keselamatan, perlindungan lingkungan, serta keberlanjutan ekosistem di sekitar Sungai Kelay.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....