BPBD Kaltim Minta Warga Waspadai Musim Kemarau hingga Akhir Tahun

  • 21 Jul 2026 12:00 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Provinsi Kalimantan Timur mulai memasuki periode awal musim kemarau. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena musim kering diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2026.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan informasi tersebut mengacu pada data dan pemodelan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Buyung, masyarakat dan pemerintah daerah perlu memperhatikan perkembangan musim kemarau mulai dari fase awal, puncak, hingga masa berakhirnya. Berdasarkan informasi BMKG, musim kering di Kaltim diperkirakan berakhir pada November atau Desember.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, kita sudah memasuki awal musim kering atau musim kemarau. Kemungkinan secara model akan berakhir di bulan November dan Desember,” ujar Buyung.

Kalak BPBD Kaltim menjelaskan, musim kemarau berpotensi menimbulkan sejumlah risiko bencana. Di antaranya kekeringan, berkurangnya sumber air, kebakaran hutan dan lahan, hingga kebakaran permukiman.

"BPBD Kaltim terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca dan potensi bencana selama musim kemarau. Koordinasi juga dilakukan bersama BPBD kabupaten dan kota serta instansi terkait untuk memperkuat kesiapsiagaan," ujar Buyung pada Selasa 21 Juli 2026.

Buyung mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah dan lahan secara sembarangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....