Harga CPO Global Pengaruhi Kenaikan TBS Sawit
- 02 Feb 2026 13:53 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Angin segar tengah berhembus bagi sektor perkebunan di Kalimantan Timur. Kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit pada periode 16–31 Januari 2026 dilaporkan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan para petani.
Plt Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ahmad Muzakkir, menyampaikan kenaikan harga mingguan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama penguatan harga Crude Palm Oil (CPO) di pasar global dan meningkatnya permintaan. “Kenaikan harga TBS kelapa sawit minggu ini terjadi seiring penguatan harga CPO di pasar internasional serta meningkatnya permintaan dari berbagai negara,” ujar Muzakkir.
Harga rata-rata tertimbang CPO ditetapkan sebesar Rp 13.988,60 per kilogram, sementara kernel berada di angka Rp 11.073,06 per kilogram, dengan indeks K sebesar 88,59 persen. Muzakkir merinci harga TBS berdasarkan umur tanaman. Untuk pohon berumur 3 tahun, harga TBS mencapai Rp 2.818,30 per kilogram.
“Di umur 4 tahun, harga TBS Rp 3.005,26 per kilogram, umur 5 tahun seharga Rp 3.023,69 per kilogram, umur 6 tahun Rp 3.056,32 per kilogram,” ucapnya.
Selanjutnya, untuk tanaman sawit berumur 7 tahun, harga TBS ditetapkan Rp 3.074,86 per kilogram, umur 8 tahun Rp 3.097,88 per kilogram, umur 9 tahun Rp 3.163,35 per kilogram, dan 10 tahun sebesar Rp 3.200,48 per kilogram. Muzakkir menekankan daftar harga ini menjadi standar harga bagi petani yang bermitra dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit di Kaltim, khususnya kebun plasma.
“Kami berharap kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik minyak sawit dapat memastikan harga TBS petani sudah sesuai harga normal dan tidak dipermainkan oleh tengkulak. Sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini dapat terwujud,” ujar Muzakkir.
Dengan kenaikan harga TBS dan penguatan kemitraan antara petani dan perusahaan, Dinas Perkebunan Kaltim optimistis pendapatan petani kelapa sawit akan meningkat dan mendukung keberlanjutan sektor perkebunan di provinsi ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....