Dialog Polisi Guru Bahas Keamanan Pelajar Rantau Pulung
- 31 Jan 2026 18:13 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Kutai Timur - Kepolisian Sektor Rantau Pulung membuka ruang dialog bersama bersama guru SMP Negeri 1 Rantau Pulung, di Warung Kopi Cikas Pandawa, Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kutai Timur.
Forum komunikasi ini dipimpin langsung Kapolsek Rantau Pulung IPTU Herianto dan dihadiri unsur kepolisian setempat, di antaranya Bhabinkamtibmas AIPTU Roman dan Ps. Kanit Intel Bripka Ricky. Hadir pula delapan orang guru SMPN 1 Rantau Pulung serta tokoh masyarakat setempat.
IPTU Herianto menjelaskan, program Jumat Curhat merupakan inisiatif Polri untuk mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus mendengarkan secara langsung persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar, termasuk di dunia pendidikan.
“Melalui dialog ini, kami ingin menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat secara langsung, terutama yang berkaitan dengan perilaku remaja dan situasi kamtibmas di wilayah Rantau Pulung,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, para guru menyampaikan sejumlah persoalan yang kerap dihadapi di lingkungan sekolah. Salah satunya disampaikan Adi, guru SMPN 1 Rantau Pulung, yang mengungkapkan masih ditemukannya siswa yang membolos dan menghabiskan waktu di kawasan angkringan SP3 pada jam belajar.
Sementara itu, guru lainnya, Nina, meminta masukan terkait langkah yang tepat dalam menghadapi berbagai bentuk kenakalan remaja di sekolah. Tokoh masyarakat, Suyanto, juga menyuarakan keresahan warga terhadap aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang melibatkan pelajar.
Menanggapi hal tersebut, IPTU Herianto menegaskan bahwa Polsek Rantau Pulung siap bersinergi dengan pihak sekolah dan masyarakat. Namun, ia menekankan bahwa penanganan awal terhadap siswa yang bolos tetap berada pada kewenangan sekolah dan orang tua.
“Kami siap mendukung dan membantu pengawasan. Tetapi penanganan utama siswa yang membolos tetap dilakukan pihak sekolah dengan melibatkan orang tua. Kepolisian akan hadir jika diperlukan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa jajarannya secara rutin melaksanakan penertiban knalpot brong sebagai langkah pencegahan balap liar dan gangguan ketertiban umum. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti banjir dan tanah longsor.
“Jika terjadi situasi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi layanan 110,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas pelaksanaan Jumat Curhat yang melibatkan unsur pendidikan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Guru memiliki peran strategis dalam pembinaan pelajar. Sinergi dengan kepolisian dan masyarakat menjadi kunci untuk mencegah kenakalan remaja, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya,” kata AKBP Fauzan.
Ia menegaskan bahwa Polres Kutai Timur akan terus mendukung langkah-langkah preventif dan edukatif yang dilakukan jajaran Polsek demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. “Dengan komunikasi yang terbangun melalui Jumat Curhat, potensi masalah dapat dicegah sejak dini,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....