Bocah Desa Perdana Kukar Tenggelam di Sungai Belayan

  • 12 Jan 2026 06:01 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Samarinda: Seorang anak laki-laki berusia dua tahun dilaporkan tenggelam di pinggir Sungai Belayan, Desa Perdana RT 01, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu sore (10/1/2026) sekitar pukul 17.45 Wita.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan belakang rumah korban yang berada tidak jauh dari aliran Sungai Belayan. Korban diketahui bernama Muhammad Dani Abijan, berusia 2 tahun, warga RT 01 Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut.

Berdasarkan keterangan keluarga, sebelum kejadian korban sempat bermain pasir di depan rumah dengan pendampingan ibunya, Jelita Wati. Namun, saat sang ibu masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang, korban diduga berjalan ke belakang rumah tanpa disadari.

Ibu korban semula mengira anaknya bermain bersama kakaknya. Namun setelah kakaknya pulang dan ditanya keberadaan korban, diketahui bahwa korban tidak bersama kakaknya. Keluarga kemudian panik dan langsung melakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan sekitar.

Korban yang sudah di semayamkan di rumah duka. (Foto : BPBD Kukar)

Tidak lama kemudian, dua kakak korban, Dedy Rahmat (25) dan Diki Wawanda (20), yang baru pulang dari arah hulu sungai, diberi tahu bahwa adik mereka menghilang. Keduanya langsung ikut mencari di sekitar rumah dan aliran sungai.

Saat memeriksa bagian belakang rumah, saksi pertama menemukan korban sudah dalam kondisi mengambang di pinggir Sungai Belayan. Korban kemudian diangkat dari sungai dengan dibantu saksi kedua dan segera dibawa ke bidan terdekat di Desa Perdana RT 02.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia. Dari keterangan saksi, korban diduga terpeleset saat hendak mengambil air untuk bermain pasir, sementara kondisi air Sungai Belayan saat itu sedang naik, kata saksi.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan visum terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut disertai dengan surat pernyataan resmi dari pihak keluarga.

Korban rencananya akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga pada keesokan harinya di Dusun Ketenu, Desa Perdana RT 03, Kecamatan Kembang Janggut.

Kasi Trantib Kecamatan Kembang Janggut, Rifani, mengimbau masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. "Terutama yang tinggal di dekat aliran sungai, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....