Kades: Kolaborasi Mahasiswa UGM Perkuat Pengembangan Potensi Desa Karang Tunggal

  • 02 Agt 2026 14:15 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Pemerintah Desa Karang Tunggal, Kecamatan Tenggarong Seberang, menilai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) memberi manfaat nyata bagi pengembangan potensi desa. Berbagai program yang dijalankan mahasiswa dinilai mampu memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa Karang Tunggal, Sholimin. Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN UGM sekadar hanya membawa program kerja, tetapi juga membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.

"Yang bisa kami dapat itu luar biasa. Inilah kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan nantinya juga pemerintah pusat. Harapannya apa yang diinginkan masyarakat benar-benar bisa sampai dan dirasakan manfaatnya, terutama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya saat Festival Rakyat Samasta Kukar 2026 di Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Desa Karang Tunggal, Minggu, 2 Agustus 2026.

Sholimin menilai, berbagai program yang dijalankan mahasiswa KKN juga semakin memperlihatkan potensi besar yang dimiliki Desa Karang Tunggal sebagai kawasan agraris. Potensi tersebut meliputi sektor hortikultura, perikanan, peternakan, hingga persawahan yang selama ini terus dikembangkan melalui Kawasan Pertanian Terpadu.

"Ini baru gambaran kecil potensi Desa Karang Tunggal. Kami punya hortikultura, perikanan, peternakan, dan persawahan. Harapannya kawasan ini bisa menjadi percontohan sekaligus pusat pembelajaran, khususnya bagi masyarakat Karang Tunggal dan Kabupaten Kutai Kartanegara," katanya.

Pembangunan KPT sendiri, lanjut Sholimin, telah direncanakan sejak 2023 dan mulai dibangun pada 2025. Meski belum selesai sepenuhnya, kawasan tersebut kini mulai dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian warga.

Melihat perkembangan positif tersebut, Sholimin pun berharap semakin banyak perguruan tinggi, khususnya di Kalimantan Timur, yang ikut terlibat melalui program KKN maupun kegiatan pengabdian lainnya. Sebab, ia menilai kolaborasi seperti ini dapat mempercepat pengembangan potensi desa.

"Saya mengajak teman-teman perguruan tinggi, termasuk di Kalimantan Timur untuk bersinergi. Mari tunjukkan bahwa kita juga mampu memberikan yang terbaik untuk daerah melalui kegiatan KKN di Desa Karang Tunggal," ucap Sholimin, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....