Pemkot Balikpapan Antisipasi Dampak Penurunan Transfer Daerah
- 23 Sep 2025 15:49 WIB
- Samarinda
KBRN, Balikpapan: Rencana pemerintah pusat menurunkan Transfer ke Daerah (TKD) dalam RAPBN 2026 sebesar 24,7 persen atau setara Rp 650 triliun, diproyeksikan akan memengaruhi kemandirian fiskal daerah. Kota Balikpapan termasuk yang menaruh perhatian serius, mengingat sebagian program pembangunan masih mengandalkan dana bagi hasil dari pusat.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan pemerintah kota tetap menjamin pelayanan publik dan program prioritas berjalan sebagaimana mestinya. Ia menyebut jajaran perangkat daerah sudah menyiapkan langkah antisipasi.
"Terkait itu kita tetap proyeksi normal, tetapi teman-teman di SKPD sudah memberikan opsi-opsi alternatif misalkan berkurang sekian," ujarnya.
Menurut Bagus, prioritas utama tidak akan berubah. Program di bidang pendidikan dan kesehatan tetap diutamakan, termasuk pembangunan sekolah baru. Selain itu, penanganan banjir dan pelayanan air bersih dipastikan tidak akan tersentuh pemangkasan.
"Pemerintah Balikpapan tidak akan mengurangi program pendidikan, kesehatan, pembangunan sekolah baru, karena sudah menjadi program prioritas, termasuk penanganan banjir dan air bersih," katanya.
Meski begitu, Bagus berharap rencana penurunan TKD tidak terlalu besar agar ruang fiskal daerah tetap terjaga.
"Semoga skala prioritas Kota Balikpapan tetap berjalan, dengan pendekatan yang fokus pada kebutuhan masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....