Ziarah Kubur Jadi Tradisi Warga Samarinda Menjelang Idulfitri

  • 20 Mar 2026 16:41 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Menjelang hari-hari terakhir Ramadan, tradisi ziarah kubur kembali ramai dilakukan masyarakat Muslim. Seperti yang terlihat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslimin jalan KH. Abul Hasan Samarinda, antusiasme warga untuk berziarah terpantau cukup tinggi.

Sejak pagi hingga sore hari, peziarah datang silih berganti, baik secara individu maupun bersama keluarga. Mereka memanjatkan doa, membersihkan makam, serta menabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah meninggal dunia.

Salah seorang peziarah, Jumiati, mengaku rutin melakukan ziarah bersama keluarganya menjelang Ramadan dan sebelum Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini menurutnya sudah menjadi kebiasaan turun-temurun.

“Ini sudah menjadi tradisi kami sekeluarga. Biasanya sebelum Ramadan dan sebelum Idulfitri kami selalu menyempatkan diri untuk ziarah,” ujar Jumiati kepada RRI. Jumat 20 Maret 2026.

Ia menambahkan, selain sebagai bentuk penghormatan, ziarah juga menjadi momen refleksi diri dan mengingatkan akan kehidupan setelah kematian.

Peningkatan jumlah peziarah ini juga berdampak pada aktivitas di sekitar area pemakaman, termasuk pedagang bunga dan perlengkapan ziarah yang turut merasakan peningkatan pembeli.

Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, kebersihan, serta mematuhi aturan yang berlaku di area pemakaman selama berziarah, terutama di tengah meningkatnya jumlah pengunjung menjelang Idulfitri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....